Warga Bogor Dengar Ledakan Kencang dan Rasakan Tanah Bergetar, Ternyata Rumah Tetangga Terbakar
Semula, ia mengira telah terjadi tanah longsor. Namun, tak lama, Resma melihat ada kepulan asap. Halaman all
(Kompas.com) 18/07/24 15:08 11191198
BOGOR, KOMPAS.com - Resma Wijaya (48), warga Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, mengaku mendengar suara ledakan saat kebakaran terjadi di rumah tetangganya, Kamis (18/7/2024) pagi.
Resma yang saat itu berada di rumahnya yang hanya berjarak beberapa meter dari tempat kejadian perkara (TKP) juga merasakan tanah bergetar seiring dengan suara ledakan kencang.
Semula, ia mengira telah terjadi tanah longsor. Namun, tak lama, Resma melihat ada kepulan asap.
“Lagi duduk di teras rumah, saya dengar pertamanya ada suara ledakan sampai goyang tanah juga, dikirain longsor. Pas saya lihat, ada asap keluar,” ungkap Resma.
Menyadari terjadinya kebakaran di rumah tetangga, Resma langsung bergegas menuju lokasi. Ia dan warga setempat lain berupaya memadamkan api dengan menyiramkan air dari berbagai sumber, termasuk dari sungai terdekat.
“Saya langsung lari supaya api tidak merembet ke rumah warga yang lain. Untungnya dekat sungai jadi warga bergotong royong untuk memadamkan api,” tutur Resma.
Warga juga memanggil petugas pemadam kebakaran (damkar). Sebanyak tiga unit mobil milik Damkar Kota Bogor pun diterjunkan untuk memadamkan api.
Sekitar 20 menit setelah petugas damkar turun tangan, api berhasil dipadamkan.
“Petugas menerima laporan telepon dari warga sekitar pukul 06.30 WIB dan tiba pukul 06.41 WIB. Api langsung padam pukul 07.01 WIB,” tutur Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor Ade Nugraha saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (18/7/2024).
Ade mengatakan, kebakaran diduga terjadi akibat tabung gas berukuran 3 kilogram meledak.
“Menurut info pemilik rumah kebakaran terjadi akibat gas 3 kilogram,” ujar Ade.
Ade memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun, tiga dari lima penghuni rumah harus dilarikan ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor untuk mendapatkan perawatan medis.
“Ketiga korban dirijuk ke RS PMI. Kerugian mencapai Rp 40 juta,” tutur Ade.
Berdasar pantauan Kompas.com, bau hangus masih tercium di TKP. Tampak rumah tersebut rusak parah akibat dilalap si jago merah.
Kasur yang ada di kamar rumah tersebut terbakar habis dan hanya menyisakan puing. Begitu juga dengan pakaian milik penghuni rumah.
Pintu kamar juga tidak luput dari kobaran api. Terlihat pintu rumah gosong akibat panas yang sangat tinggi.
Ledakan gas tersebut juga mengakibatkan kaca-kaca rumah pecah.