Kredit Tumbuh 12,6%, BNI Bungkus Laba Segini

Kredit Tumbuh 12,6%, BNI Bungkus Laba Segini

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI/BBNI) mencatatkan laba bersih (bank only) Rp 8,6 triliun selama Januari-Mei 2024, meningkat 2%. - Halaman all

(InvestorID) 18/07/24 17:22 11204943

JAKARTA, Investor.id - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI/BBNI) mencatatkan laba bersih (bank only) Rp 8,6 triliun selama Januari-Mei 2024, meningkat 2% secara tahunan (year on year/yoy). Ini ditopang pertumbuhan kredit pesat. 

Pertumbuhan laba ini didorong oleh penurunan beban operasional sebesar 24% menjadi Rp 5,06 triliun. Sementara itu, net interest income (NII) tercatat turun 10% menjadi Rp 15,28 triliun.

"Hal ini disebabkan oleh manajemen biaya yang efektif dan pengurangan provisi, yang mengimbangi tekanan dari biaya pendanaan," tulis riset DBS Insights Direct belum lama ini.

DBS mencatat, pertumbuhan kredit BNI cukup kuat pascaPemilu 2024. Outstanding kredit BNI mencapai Rp708,89 triliun, naik 12,6% secara tahunan dan 1,4% secara bulanan (month to month/mtm). Pertumbuhan kredit yang stabil ini menunjukkan komitmen BNI dalam mendukung perekonomian nasional.

"BNI berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan kredit yang kuat hingga Mei 2024, meskipun pendapatan tertekan oleh biaya dana di tengah kondisi likuiditas yang ketat," lanjut riset DBS.

DBS mempertahankan rekomendasi beli untuk saham BBNI dengan target harga Rp 5.900, mencerminkan potensi kenaikan 18% dari harga saat ini.

BNI juga menunjukkan likuiditas yang kuat dengan loan to deposits ratio (LDR) sebesar 89,9% pada Mei 2024. Rasio dana murah (CASA) BNI juga membaik menjadi 70,9%, dibandingkan setahun lalu yang berada di angka 69,7%.

RHB Sekuritas turut memberikan apresiasi terhadap kinerja BBNI yang dianggap sesuai ekspektasi. "Laba bulan Mei meningkat secara month to month, menjadikan laba bersih hingga Mei 2024 sebesar Rp 8,6 triliun, naik 2% secara yoy," kata analis RHB Sekuritas Andrey Wijaya.

RHB Sekuritas juga menyoroti tantangan yang dihadapi BNI, terutama terkait NIM yang tertekan akibat biaya dana yang lebih tinggi. Namun, optimisme tetap ada bahwa BNI akan mampu melakukan pemulihan NIM dalam waktu dekat.

Dalam konsensus Bloomberg, sebanyak 31 analis atau 86,1% memberikan rekomendasi beli untuk saham BBNI dengan target harga Rp 5.988. Adapun empat analis menyarankan hold dan hanya satu yang memberikan rating jual.

Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #pt-bank-negara-indonesia-tbk-bni-bbni #laba-bersih #pertumbuhan-kredit #per-mei-2024 #rekomendasi #target-harga-saham #dbs #rhb-sekuritas #konsensus-bloomberg #beri

https://investor.id/market/367396/kredit-tumbuh-126-bni-bungkus-laba-segini