Manuver GOTO dan Bukalapak (BUKA), plus Arah Sahamnya

Manuver GOTO dan Bukalapak (BUKA), plus Arah Sahamnya

Dua raksasa teknologi, GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) dan Bukalapak (BUKA) siap bermanuver di lantai bursa. Simak juga target harga sahamnya. - Halaman all

(InvestorID) 19/07/24 15:30 11311687

JAKARTA, investor.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akan membeli kembali (buyback) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga senilai US$ 200 juta atau Rp 3,2 triliun. Raksasa teknologi lainnya, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) juga berminat melancarkan aksi serupa, dimana saat ini dalam tahap pembicaraan.

“Kami melihat hal itu sebagai langkah positif ke depan bagi kedua perusahaan, karena menunjukkan komitmen mereka untuk memberikan nilai kepada para pemegang sahamnya,” tulis analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Christopher Rusli dalam risetnya.

Dari sisi kinerja, Bukalapak membukukan hasil fantastis pada kuartal I-2024, yang melebihi ekspektasi dan mencetak EBITDA positif yang disesuaikan untuk pertama kalinya. Bukalapak berharap untuk melanjutkan momentum itu pada kuartal II-2024, meskipun Mirae memperkirakan sedikit lebih lemah dibandingkan kuartal sebelumnya.

“Saat ini, Bukalapak (BUKA) juga diperdagangkan pada EV negatif yang menjadikannya pilihan menarik. Cadangan kas BUKA besar dan tidak ada utang,” sebut Christopher. Mirae mengantisipasi peningkatan kinerja BUKA yang berkelanjutan bakal mengubah EV menjadi positif secara bertahap. Ini akan berdampak positif pada nilai sahamnya.

Sementara itu, GOTO menunjukkan bahwa perseroan tak hanya menargetkan profitabilitas, tapi secara bersamaan juga mencapai pertumbuhan, seperti yang tampak pada kinerja GOTO kuartal I-2024. Hal tersebut mengakibatkan EBITDA penyesuaian negatif sekali lagi pada kuartal I-2024. Mirae mengantisipasi hasil kuartal II-2024 yang diperkirakan juga melemah karena faktor musiman dan pelemahan daya beli.

Lebih lanjut, Christopher mengungkapkan bahwa perusahaan teknologi kini beralih dari strategi pertumbuhan ke margin kontribusi (CM) positif dan EBITDA yang disesuaikan. Hal itu mengakibatkan berbagai metode pemotongan biaya, mulai dari PHK di sektor teknologi hingga perampingan segmen bisnis.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Secara keseluruhan, Mirae melihat GOTO dan BUKA menunjukkan peningkatan kinerja. “Sentimen positif di sektor teknologi dan potensi penurunan suku bunga pada semester II-2024 dapat mendorong harga saham,” jelas Christopher.

Mirae mempertahankan peringkat netral untuk sektor teknologi. Broker asing itu merekomendasikan beli saham GOTO dengan target harga Rp 80. Begitu juga dengan saham BUKA, rekomendasinya beli dan target harga Rp 160.

Sebelumnya, RHB Sekuritas dalam risetnya mengungkapkan bahwa valuasi saham BUKA tergolong murah, posisi kas bersih (net cash) berlimpah, dan tren laba membaik. Dengan berbagai faktor tersebut, RHB mempertahankan rekomendasi beli untuk saham BUKA, dengan target harga baru Rp 180 dari sebelumnya Rp 330.

Target harga baru saham BUKA berdasarkan asumsi EV/sales 2024 sebesar 2,9 kali dan EV/EBITDA mencapai 13,6 kali. Target harga tersebut juga telah mempertimbangkan posisi kas bersih yang berlimpah sebesar Rp 15,3 triliun dan 4% diskon ESG.

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #goto #saham-goto #saham-buka #bukalapak #buyback-saham #go-jek #tokopedia #mirae-asset-sekuritas #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/367502/manuver-goto-dan-bukalapak-buka-plus-arah-sahamnya