Apakah Tulang Dinosaurus di Museum Itu Asli?
Melakukan perjalanan masa lalu ke museum tentu sangat menyenangkan. Namun, apakah tulang-tulang dinosaurus yang ada di museum adalah benda asli? Halaman all
(Kompas.com) 19/07/24 20:00 11340196
KOMPAS.com - Fosil adalah sisa-sisa yang diawetkan atau jejak sisa-sisa organisme purba. Namun, fosil bukanlah sisa-sisa organisme itu sendiri.
Fosil dapat mengawetkan seluruh organisme atau hanya sebagian saja. Tulang, cangkang, bulu, dan daun semuanya bisa menjadi fosil.
Fosil bisa berukuran sangat besar atau sangat kecil. Misalnya, mikrofosil yang hanya bisa dilihat dengan mikroskop atau makrofosil yang dapat memiliki panjang beberapa meter dan berat beberapa ton seperti pohon yang membatu atau tulang dinosaurus.
Sisa-sisa yang diawetkan menjadi fosil jika mereka mencapai usia sekitar 10.000 tahun.
Fosil di museum
Di dalam museum, apa yang kita saksikan bisa berupa gabungan dari tulang-tulang yang telah menjadi fosil dan replikanya.
Pasalnya, tidak semua kerangka dinosaurus dapat dipamerkan, beberapa di antaranya memiliki nilai ilmiah yang lebih tinggi untuk dipelajari, jadi museum membuat replika untuk memamerkan kerangka tersebut kepada publik.
Secara hukum, beberapa tulang juga harus tetap berada di negara tempat ditemukannya, jadi membuat replika adalah cara yang tepat untuk memamerkan spesies kepada khalayak yang lebih luas.
Proses pembentukan fosil
Kata fosil berasal dari kata Latin "fossus" yang berarti "telah digali." Fosil biasanya ditemukan di formasi batuan jauh di dalam bumi.
Proses pembentukan fosil atau fosilisasi jarang terjadi. Pasalnya, kebanyakan organisme terurai cukup cepat setelah mereka mati.
Agar suatu organisme menjadi fosil, sisa-sisa organisme harus ditutupi oleh sedimen segera setelah kematian.
Sedimen dapat mencakup dasar laut berpasir, lava, atau tar yang lengket.
Seiring waktu, mineral dalam sedimen meresap ke dalam sisa-sisa yang kemudian menjadi fosil.
Fosilisasi biasanya terjadi pada organisme dengan bagian tubuh yang keras dan bertulang, seperti kerangka, gigi, atau cangkang.
Organisme bertubuh lunak, seperti cacing, jarang menjadi fosil.
Namun, kadang-kadang, resin lengket pohon bisa menjadi fosil yang disebut resin fosil atau amber.
Amber dapat mengawetkan tubuh organisme-organisme halus dan bertubuh lunak, seperti semut, lalat, dan nyamuk.
#fosil-dinosaurus #tulang-dinosaurus #tulang-dinosaurus-di-museum
https://www.kompas.com/sains/read/2024/07/19/200002223/apakah-tulang-dinosaurus-di-museum-itu-asli