AHY Akui KIM Berpotensi Tak Selalu Solid di Berbagai Pilkada

AHY Akui KIM Berpotensi Tak Selalu Solid di Berbagai Pilkada

'Inilah yang harus kita terima sebagai realitas dalam politik, termasuk dalam pilkada,' ujar AHY. Halaman all

(Kompas.com) 20/07/24 07:36 11398035

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) berpotensi tidak selalu bersama pada Pilkada serentak 2024.

Ia pun mencontohkan kejadian di Pilkada Banten, di mana beberapa partai politik KIM tidak bisa menjalin koalisi.

Partai Golkar mengusung Airin Rachmi Diany, tidak seperti sebagian besar parpol KIM yang mengusung bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Banten, Andra Soni-Dimyati Natakusumah.

"Kita tahu memang ada potensi poros-poros koalisi yang terbangun, kemudian tadi disampaikan tidak sama dengan Golkar misalnya, atau KIM tidak selalu sama-sama, ya," ujar AHY dalam jumpa pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Jumat (19/7/2024) malam.

"Inilah yang harus kita terima sebagai realitas dalam politik, termasuk dalam pilkada," lanjut dia.

AHY menyadari di satu sisi KIM selalu berupaya untuk bersama dalam pilkada, namun, pada sisi lainnya, KIM juga menyadari bahwa setiap partai politik memiliki kalkulasinya masing-masing.

"(Setiap parpol) punya faktor yang dipertimbangkan termasuk landscape atau konstelasi politik di daerah mungkin tidak selalu sama dengan yang terjadi saat Pilpres," ujar dia.

Yang penting, kata AHY, Demokrat berharap para pemimpin partai politik di tingkat nasional maupun daerah juga memiliki kesadaran tersebut.

Dengan harapan mereka saling menghormati dan memahami satu sama lainnya.

"Mudah-mudahan juga saling menerima, dengan demikian rasanya ini juga jadi sebuah bentuk kedewasaan dalam berpolitik," ucap AHY.

Meski begitu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini memastikan perbedaan itu bukan berarti KIM di tingkat nasional tidak kompak dan solid lagi.

Sebab menurutnya, KIM memiliki visi misi yang jauh lebih besar ketimbang urusan pilkada.

"Kami lihat Indonesia, bangsa ini, fokus pada upaya membentuk pemerintahan ke depan yang juga efektif, solid, yang juga bisa menjawab berbagai tantangan bangsa ke depan," kata dia.

"Kalau kemudian ada dinamika satu dan lain hal, akibat pilkada, itu hanya bagian dalam kedewasaan dan proses demokrasi dan politik di Indonesia," pungkas dia.

Untuk diketahui, KIM seolah-olah terpecah soal dukungan untuk Pilkada Banten.

Delapan partai politik, termasuk Demokrat, sejauh ini sudah mendukung Andra Soni-Dimyati Natakusumah di Pilkada Banten.

Mereka antara lain, Gerindra, PKS, Nasdem, PKB, PAN, PPP, PSI dan Demokrat.

Sementara itu, Golkar tetap bersikeras mengusung mantan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany.

Airin pun disebut-sebut bakal berpasangan dengan kader PDI-P yang Ketua DPD PDI-P Banten, Ade Sumardi.

Namun, kepastian akan poros-poros itu disebut masih belum final.

#ahy #demokrat #pilkada-banten #andra-soni-dimyati-pilkada-banten #airin-pilkada-banten

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/20/07361301/ahy-akui-kim-berpotensi-tak-selalu-solid-di-berbagai-pilkada