Berawal dari Garasi Rumah, Gautama Tembus Supermarket dan Minimarket Skala Nasional

Berawal dari Garasi Rumah, Gautama Tembus Supermarket dan Minimarket Skala Nasional

Didirikan pada awal Januari 2021 dengan brand Gautama, Solikhah membuka tempat produksi dari garasi rumah. Halaman all

(Kompas.com) 21/07/24 19:06 11571078

KOMPAS.com – Membantu petani lokal agar makin berdaya menjadi latar pelaku usaha asal Jawa Tengah (Jateng), Solikhah, mendirikan bisnis di bidang agro, yakni menjual aneka sayuran segar.

Didirikan pada awal Januari 2021 dengan brand Gautama, Solikhah membuka tempat produksi dari garasi rumah.

Solikhah mengungkapkan, ide mendirikan bisnis sayur tersebut sebenarnya muncul sejak lama. Namun, baru terealisasi setelah ia meberanikan diri keluar dari tempat bekerja untuk fokus berbisnis.

“Garasi rumah adalah tempat produksi pertama Gautama. Dengan dibantu tiga orang, saya mulai memproduksi produk perdana, yaitu kentang segar cuci,” ujar Solikhah dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Minggu (21/7/2024).

Solikhah menambahkan, saat merintis usaha agro tersebut, ia awalnya hanya fokus pada satu produk. Tujuannya kala itu adalah untuk memastikan produk memiliki standar sesuai permintaan pelanggan.

Ia mengakui, tantangan yang dihadapi pun tak sedikit. Terlebih, pada fase awal produksi atau saat banyaknya pengiriman.

Tak sekali dua kali pula, ia mendapati adalany supplier nakal yang mempermainkan kualitas bahan baku.

Enam bulan berjalan, akhirnya Gautama mendapatkan kesempatan mendistribusikan produk secara reguler selama setahun penuh.

“Sejak saat itu, produk mulai bertambah hingga merambah ke komoditas tomat, bawang–bawangan, sayur hijau, serta empon-empon,” tambah Solikhah.

Berkomitmen pada prinsip

Meski menghadapi tantangan, Solikhah mengaku bahwa bertahannya usaha tersebut tak lain karena komitmennya pada prinsip dan nilai dasar Gautama yang ia pertahankan, yakni petik, servis, dan kirim. Ia meyakini bahwa prinsip ini juga jadi nilai tambah di mata pelanggan.

Berkat menerapkan prinsip tersebut pula, ia berkesempatan nemambah kategori produk. Hingga saat ini, Gautama memiliki lebih dari 50 jenis produk.

“Disiplin dalam menjaga kualitas, menerapkan kesepakatan harga yang wajar dengan petani, sekaligus memastikan produk terjangkau, adalah modal utama Gautama mampu bersaing dengan usaha atau merek sejenis,” terangnya.

Tidak hanya itu, lanjut Solikhah, Gautama juga bersedia menjamin setiap produk yang dijual memiliki izin standar pangan nasional.

“Perizinan menjadi kunci karena saat ini, produk Gautama didistribusikan hingga ke modern market, baik supermarket maupun minimarket skala nasional,” tambahnya.

Sebagai informasi, per Juli 2024, Gautama sudah mendistribusikan produknya ke lebih dari 200 outlet Superindo se-Indonesia dan Indomaret Fresh se-Jabodetabek dan Banten.

#bisnis #agro #hortikultura #bisnis-sayuran

https://money.kompas.com/read/2024/07/21/190617326/berawal-dari-garasi-rumah-gautama-tembus-supermarket-dan-minimarket-skala