Raksasa Nikel Rusia Merapat ke China, Jokowi Ambil Sikap

Raksasa Nikel Rusia Merapat ke China, Jokowi Ambil Sikap

Pemasok 6% nikel dunia yang berbasis di Rusia dikabarkan sedang mendekati China. Presiden Jokowi punya langkah sendiri soal nikel. - Halaman all

(InvestorID) 21/07/24 19:05 11571149

JAKARTA, investor.id – Perusahaan raksasa nikel yang berbasis di Rusia, Nornickel, dikabarkan tengah berunding dengan beberapa perusahaan baterai China untuk memproduksi nikel setengah jadi. Tak berselang lama kabar ini mencuat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung langkah pemerintah memperkuat posisi produksi nikel Indonesia.

Mengutip Reuters, Nornickel Rusia siap memasok 50.000 metrik ton nikel per tahun untuk diproduksi \'pabrik masa depan\' di China. Jumlah ini mencakup hampir seperempat dari total produksi 209.000 ton nikel per tahun pada 2023, 6% dari produksi global.

Dua perusahaan yang dikabarkan sedang didekati Nornickel adalah CNGR Advanced Material Co Ltd dan Brunp Recycling, anak perusahaan raksasa baterai Contemporary Amperex Technology Co Ltd yang berbasis di China. Nornickel melihat lokasi produksi utama akan berada di Provinsi Hunan, China, yang juga menjadi pusat perusahaan sektor baterai di negara tirai bambu tersebut.

Adapun rencana Nornickel untuk memindahkan sejumlah produksi nikel ke China ini jadi inisitif besar ketiga dari perusahaan. Dua rencana lainnya adalah memindahkan peleburan tembaganya ke China dan membangun kilang logam di Bahrain.

Sebelumnya pada Maret lalu, Nornickel juga melaporkan akan mencari cara untuk mengintegrasikan nikelnya ke dalam sektor baterai global saat mengatur ulang penjualan dan bisnis, sebagai upaya menekan dampak sanksi Barat kepada Rusia atas perang terhadap Rusia.

Tak berselang lama kabar ini muncul ke publik, Presiden Jokowi juga mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia sedang mendekati dua negara di samping Persatuan Emirat Arab (PEA) untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar nikel dunia. Dua negara yang dimaksud akan memastikan Indonesia sebagai pemegang pangsa pasar nikel terbesar secara global.

“Kalau ini berhasil, kita harapkan bisa menguasai pasar 80-85% pasar dunia, itu yang kita harapkan,” jelas Presiden Jokowi dalam keterangannya di hadapan awak media di Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat pada Jumat, (19/7/2024).

Kepala Negara menyebut bahwa kerja sama menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam menguatkan posisi Indonesia di pasar global, khususnya dalam industri yang sedang berkembang pesat seperti kendaraan listrik dan teknologi baterai.

Pemerintah RI sediri telah melarang ekspor bijih nikel pada 2020 untuk mendorong penambahan nilai dalam negeri, sehingga menghasilkan investasi besar-besaran untuk memproduksi nikel pig iron (NPI) dan bahan untuk baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Editor: Prisma Ardianto (redaksi@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #produksi-nikel #nornickel #nikel-rusia #baterai-listrik-china #pabrik-baterai-di-china #rusia-china #presiden-jokowi #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/business/367649/raksasa-nikel-rusia-merapat-ke-china-jokowi-ambil-sikap