LavAni Runner-up Proliga 2024, Asisten Pelatih Sebut Servis Jadi Kendala
Asisten pelatih LavAni, Samsul Jais, mengungkapkan bahwa servis menjadi kendala timnya saat melawan Bhayangkara Presisi di Grand Final Proliga 2024. Halaman all
(Kompas.com) 22/07/24 08:01 11637509
KOMPAS.com - Asisten pelatih LavAni, Samsul Jais, mengungkapkan faktor kekalahan timnya pada Grand Final Proliga 2024 melawan Bhayangkara Presisi.
LavAni tak berhasil mengukir sejarah sebagai tim voli putra pertama Indonesia yang meraih hattrick atau tiga gelar juara Proliga.
Mereka takluk 1-3 (30-28, 22-25, 22-25, 23-25) dari Jakarta Bhayangkara Presisi dalam Grand Final Proliga 2024 yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (21/7/2024).
Samsul Jais mengatakan bahwa LavAni terkendala servis, sehingga mereka kesulitan membangun serangan.
"Servis kami diambil oleh Rakha (Fahreza Rakha Abhinaya), dia bola pertamanya bagus sehingga mereka bisa melakukan variasi dan sulit untuk kami melakukan blok," kata Samsul Jais kepada media termasuk Kompas.com.
"Terjadi (skor) 1-1, 2-1, dan di set terakhir sebenarnya dengan poin 10-5, 17-12, itu kan selisih yang sangat jauh dalam rally poin. Namun, inilah permainan bola voli," ungkapnya.
"Kesimpulannya, kami lemah servis dan tidak bagus saat menerima servis. Lemah ketika servis sulit buat kami melakukan blok," ujarnya lagi.
"Tidak bagus saat menerima servis, kami sulit melakukan serangan. Walaupun servis kami masuk, di sana ada kepiawaian sang libero, Rakha, yang membuat serangan mereka selalu bagus," tutur Samsul Jais.
KOMPAS.com/Farahdilla Puspa Asisten pelatih LavAni, Samsul Jais, saat memberikan keterangan ke media usai Grand Final Proliga 2024 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (21/7/2024).Samsul Jais lalu meminta maaf, sebab LavAni belum berhasil mewujudkan target untuk meraih hattrick juara Proliga.
Namun, ia bangga sebab timnya sudah menampilkan yang terbaik di Grand Final Proliga 2024 melawan Bhayangkara.
"Secara keseluruhan, untuk menjadi juara ketiga kalinya itu sulit. Saya kira anak-anak sudah memberikan yang terbaik," katanya.
"Saya sampaikan permohonan maaf kepada LavAni karena kami tidak bisa meraih hattrick. Keinginan itu dipatahkan oleh Bhayangkara dan selamat untuk Bhayangkara," tuturnya.
"Yang jelas, Proliga semakin ke sini kian bagus kualitas pemain lokal dan asingnya," ungkap Samsul Jais menambahkan.
#proliga #lavani #proliga-2024 #grand-final-proliga-2024 #bhayangkara-presisi