Kena Bacok, Korban Bentrokan Ormas dan Sekuriti di Kembangan Diminta Lapor Polisi

Kena Bacok, Korban Bentrokan Ormas dan Sekuriti di Kembangan Diminta Lapor Polisi

Kedua pihak bentrok akibat masalah perebutan lahan antara dua perusahaan. Halaman all

(Kompas.com) 22/07/24 22:58 11715394

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi meminta korban bacok dalam bentrokan antara organisasi masyarakat dan sekuriti di Kembangan Utara, Jakarta Barat, untuk melapor.

Polisi juga telah membuatkan pengantar cek visum untuk korban.

"Kami sudah membuat pengantar visum dan mengarahkan korban untuk membuat laporan polisi," ucap Kapolsek Kembangan Kompol Billy Gustiano Barman saat diwawancarai, Senin (22/7/2024).

Kedua pihak bentrok akibat masalah perebutan lahan antara dua perusahaan.

Billy tidak merinci identitas korban. Saat ini, polisi masih menyelidiki siapa pelaku pembacokan itu.

"Korban alami luka di tubuhnya. Selanjutnya, masih kami selidiki," tutur Billy.

Billy menuturkan, kedua belah pihak kini sepakat untuk damai, sampai status tanah tidak sengketa.

"Permasalahannya kan masing-masing pihak itu mengeklaim memiliki hak atas objek tanah," jelas Billy.

Diberitakan sebelumnya, bentrok ini dipicu adanya permasalahan dua perusahaan (PT) berinisial BBH dan SKJN.

Kedua perusahaan menyewa jasa ormas dan sekuriti untuk menjaga lahan itu.

"Adanya kesalahpahaman antara kedua belah pihak, dari PT BBH kemudian dengan PT SKJN," terang Billy.

Kini, polisi telah bermediasi dengan dua perusahaan itu.

"Dua perusahaan membuat surat penyataan dan sepakat untuk tidak melakukan aktivitas apa-apa di tanah yang bersengketa," kata Billy.

"Hal itu sampai ada keputusan hukum yang tetap dari pengadilan negeri maupun dari Badan Pertanahan Negara (BPN)," tambah dia.

#bentrokan-ormas-di-jakarta #bentrokan-ormas-akibat-penusukan #ormas-bentrok-di-jakbar

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/07/22/22585581/kena-bacok-korban-bentrokan-ormas-dan-sekuriti-di-kembangan-diminta-lapor