Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Joe Biden Pantik Ketidakpastian

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Joe Biden Pantik Ketidakpastian

Nilai tukar rupiah diprediksi fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp16.210 hingga Rp16.260 pada Selasa (23/7/2024).

(Bisnis.Com) 23/07/24 16:15 11749954

Live Timeline

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS pada Senin (22/7/2024) seiring dengan pengumuman mundurnya Joe Biden dari ajang Pilpres AS 2024. Sementara itu, sederet mata uang kawasan Asia terpantau bervariasi, sedangkan dolar AS melemah.

Berdasarkan data Bloomberg pukul 15.00 WIB, mata uang rupiah ditutup melemah 0,18% atau 29 poin ke level Rp16.220 per dolar AS. Sementara itu, indeks mata uang Negeri Paman Sam terpantau melemah 0,12% ke posisi 104,27.

Sejumlah mata uang Asia yang masih kebal terhadap dolar AS yakni yen Jepang menguat 0,48%, dolar Hongkong naik 0,04%, dolar Singapura menguat 0,04%, ringgit Malaysia naik 0,10%, dan baht Thailand naik 0,09%.

Sementara itu, mata uang Asia yang masih lesu terhadap dolar AS yakni dolar Taiwan melemah 0,36%, peso Filipina turun 0,09%, yuan China melemah 0,05%.

Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan mundurnya Joe Biden meningkatkan ketidakpastian mengenai pemilihan presiden mendatang, yang pada gilirannya memperburuk sentimen terhadap pasar yang didorong oleh risiko.

"Hal ini, ditambah dengan kekhawatiran bahwa potensi kepresidenan Trump juga dapat menyebabkan lebih banyak konflik dengan China, membebani mata uang regional," ujarnya dalam riset, Senin (22/7/2024).

Adapun, Biden mendukung Wakil Presiden Kamala Harris, yang kini kemungkinan akan berhadapan dengan kandidat terdepan dari Partai Republik Donald Trump dalam pemilihan presiden.

Menurut Ibrahim, Trump terlihat unggul dalam jajak pendapat dibandingkan Biden dan Harris, menurut data CBS pekan lalu. Para analis memperkirakan kepresidenan Trump berpotensi menghasilkan inflasi yang lebih tinggi, terutama jika ia melanjutkan dengan pembatasan perdagangan yang lebih ketat dan tarif impor yang lebih tinggi terhadap China.

Namun, Harris kini diperkirakan akan memberikan tantangan yang lebih besar kepada Trump, terutama karena laporan menunjukkan semua ketua Partai Demokrat di negara bagian tersebut mendukung Harris. Penggalangan dana Partai Demokrat juga mencapai US$50 juta setelah Biden mendukung Harris.

Sementara itu, dari sentimen domestik, pasar terus memantau nasib APBN 2025 milik Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming berada dalam dilema. Pasalnya, pasangan tersebut harus merealisasikan janji politik kepada masyarakat. Di sisi lain, anggaran terbatas akibat menggunungnya warisan utang Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Belanja yang semakin jor-joran, mulai dari makan bergizi gratis yang direncanakan pada tahun depan senilai Rp71 triliun, kenaikan gaji PNS, food estate, Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, serta program-program prioritas lainnya membutuhkan dana jumbo.

Kemudian, sinyal kenaikan gaji bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun depan, termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) di dalamnya. Penyesuaian gaji ASN pada tahun depan mengacu pada kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM-PPKF) untuk tahun anggaran 2025.

"Untuk perdagangan besok, Selasa [23/7] mata uang rupiah diprediksi fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp16.210 hingga Rp16.260," jelasnya.

#nilai-tukar-rupiah-hari-ini #nilai-tukar-rupiah #rupiah-hari-ini #joe-biden #pilpres-as #kurs-rupiah #kurs #dolar-as #inflasi-as #neraca-perdagangan #the-fed #bps #suku-bunga #suku-bunga-the-fed #jero

https://market.bisnis.com/read/20240723/93/1784341/nilai-tukar-rupiah-terhadap-dolar-as-hari-ini-joe-biden-pantik-ketidakpastian