Curah Hujan Meningkat, BPBD DKI Jakarta Ingatkan Potensi Tanah Longsor

Curah Hujan Meningkat, BPBD DKI Jakarta Ingatkan Potensi Tanah Longsor

BPBD DKI Jakarta meminta para lurah, camat, dan masyarakat untuk mengantisipasi potensi tanah longsor karena peningkatan curah hujan. Halaman all

(Kompas.com) 23/07/24 11:40 11783639

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meminta para lurah, camat, dan masyarakat untuk mengantisipasi potensi tanah longsor karena peningkatan curah hujan.

"Seiring dengan peningkatan curah hujan maka berpotensi terjadi tanah longsor. Petugas TRC BPBD setiap kelurahan bersama lurah dan camat memonitor," ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Aji dalam keterangannya, Selasa (23/7/2024).

Isnawa meminta camat dan lurah beserta masyarakat aktif mengecek kondisi wilayah masing-masing di lokasi yang rawan.

"Terutama yang berdekatan dengan aliran sungai maupun terdapat tebing atau gawir," imbuh dia.

Sebab, berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), beberapa wilayah di Jakarta berpotensi terjadi gerakan tanah.

"Hal ini berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari BMKG," ujar Isnawa.

Untuk mengantisipsi gerakan tanah, Isnawa mengajak masyarakat untuk menanam pohon di lokasi rawan dan minim vegetasi.

Antisipasi lainnya dengan membuat bronjong dan turap mandiri apabila kondisi tanah miring atau berpotensi bergerak serta bergeser.

Sejauh ini, BPBD telah memetakan lokasi rawan dengan Dinas SDA terkait pelaksanaan teknis dan penanganan bencana di lapangan.

Berdasarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), berikut wilayah di Provinsi DKI Jakarta yang berada di Zona Menengah potensi terjadinya tanah longsor:

1. Jakarta Selatan meliputi wilayah Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, Pesanggrahan.

2. Jakarta Timur meliputi wilayah Kecamatan Kramatjati dan Pasar Rebo.

Pada Zona Menengah dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan, atau jika lereng mengalami gangguan.

Sementara pada Zona Tinggi, gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

#curah-hujan-tinggi #antisipasi-potensi-tanah-longsor

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/07/23/11401641/curah-hujan-meningkat-bpbd-dki-jakarta-ingatkan-potensi-tanah-longsor