Kolektor Saham Gocap GOTO Happy

Kolektor Saham Gocap GOTO Happy

Saham GOTO melompat 11,76% ke Rp 57 per akhir sesi I perdagangan 23 Juli 2024. - Halaman all

(InvestorID) 23/07/24 12:02 11790858

JAKARTA, investor.id - Pergerakan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) pada sesi I perdagangan 23 Juli 2024 bisa membuat kolektornya yang sempat membeli di harga Rp 50 atau gocap bahagia alias happy.

Bagaimana tidak happy? Lantaran saham GOTO diparkir melejit 11,76% ke Rp 57 per akhir sesi I 23 Juli. Sebanyak 6,12 miliar saham ditransaksikan, frekuensi 21.062 kali, dan nilai transaksi Rp 332,9 miliar. Level harga Rp 57 merupakan level tertinggi saham GOTO dalam satu bulan terakhir.

Saham GOTO sempat mentok ke level terendahnya Rp 50. Di tengah tekanan jual, ada juga pemberani yang membeli saham GOTO di harga Rp 50. Salah satunya adalah mantan dirut Bursa Efek Jakarta, Hasan Zein Mahmud.

Bagi Hasan Zein selaku investor, pertanyaan yang paling relevan apakah GOTO sebagai perusahaan akan mampu bertahan eksis atau bakal hilang dari peredaran? Sebab, menurut dia, hanya perusahaan yang mampu menghasilkan laba secara wajar dari operasi yang wajar yang mampu bertahan.

“Dari kacamata itu, saya melihat secara fundamental GOTO saat ini jauh lebih kuat. Segmen e-commerce yang boros dan boncos sudah bisa ditransformasi menjadi penyumbang laba bersih. Dibayar dengan harga kehilangan pengendalian (Tokopedia),” jelas penulis buku Strategi Andal Investasi di Pasar Modal dan Acuan Meraup Cuan di Pasar Modal tersebut.

Hasan Zein yang juga merupakan salah satu tokoh pasar modal Indonesia menegaskan, segmen service ondemand GOTO menghadapi persaingan yang tidak setajam e-commerce. Di sisi lain, peluang ekspansi masih sangat lebar.

“GOTO memang tidak memiliki dukungan pendanaan sehebat Grab yang ditopang oleh Sea Group. Kalah jauh dalam hal nilai kapitalisasi dibandingkan Grab yang tercatat di Nasdaq. Tapi, saya tidak melihat alasan GOTO tidak mampu bersaing dalam memperebutkan pasar di negeri sendiri. Indonesia begitu luas, lahan paling menarik untuk bisnis service ondemand di Asean.

Penurunan tajam harga saham GOTO, menurut Hasan Zein, semata faktor teknis. Alibaba (Taobao) telah menjual sebagian porsinya lebih dari 16 miliar saham. SVF GT Subco (Softbank) juga menjual hampir 100 juta saham. Sebagian founders, terutama yang berasal dari Tokopedia, telah pergi dan menjual kepemilikannya.

Sementara itu, cadangan employee stock ownership plan (ESOP) yang ada dalam GPF – masih sekitar 64 miliar saham – terus mengguyur pasar dengan harga Rp 2. Tanpa kehadiran pembeli besar, butuh waktu lama agar perimbangan permintaan dan penawaran kembali ke titik ekuilibrium.

“Karena itu, saya akan menyisihkan jatah angkringan saya untuk membeli 100 lot saham GOTO setiap minggu, bila harganya masih di gocap atau lebih rendah. Nabung saham! Uji akurasi penerawangan hingga akhir 2024. Cuan? Urusan kesekian,” ujar Hasan Zein beberapa waktu lalu.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #goto #saham-goto #goto-gojek-tokopedia #hasan-zein-mahmud #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/367834/kolektor-saham-gocap-goto-happy