Petugas yang Viralkan Kerusakan Alat-alat Damkar Depok Jalani Pembinaan, Sebut Cuma Isi Presensi

Petugas yang Viralkan Kerusakan Alat-alat Damkar Depok Jalani Pembinaan, Sebut Cuma Isi Presensi

Sandi menyebut, Dede tak tahu menahu perkara kerusakan alat-alat damkar yang ia keluhkan melalui video yang kini viral di media sosial. Halaman all

(Kompas.com) 23/07/24 15:46 11805542

DEPOK, KOMPAS.com - Sandi Butar Butar, petugas pemadam kebakaran (damkar) Kota Depok mengaku hanya mengisi lembar presensi saat memenuhi undangan pembinaan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar Kota Depok, Selasa (23/7/2024)

Adapun Sandi mendapat panggilan pembinaan dari Kepala UPT Damkar Cimanggis, Dede Gempar Kurnia, usai membuat video soal kerusakan alat-alat damkar yang tak kunjung dibenahi pemerintah.

"Saya hanya disuruh isi absen (presensi). Dia (Kepala UPT Damkar Cimanggis) melakukan secara formalitas karena disuruh Kepala Bidang Operasional, lalu Bagian Sarana dan Prasarana, dan juga Kepala Dinas Damkar, juga Kepala BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia)," kata Sandi di UPT Damkar Cimanggis, Selasa (23/7/2024).

Sandi menyebut, Dede tak tahu menahu perkara kerusakan alat-alat damkar yang ia keluhkan melalui video yang kini viral di media sosial.

Pasalnya, Dede memang baru diangkat sebagai Kepala UPT Damkar Cimanggis.

"Intinya Kepala UPT saya juga masih baru, dia enggak tahu apa-apa, hanya disuruh menunaikan perintah saja oleh Kepala Dinas Damkar dan Kabidnya," ujar Sandi.

Selain Sandi, sedianya ada tiga nama petugas damkar lain yang diundang untuk mengikuti pembinaan Kepala UPT Damkar Cimanggis.

Namun, Sandi hanya datang seorang diri, sedangkan ketiga rekannya absen atas permintaan dirinya.

"Dari absennya itu, nama teman-teman itu saya coret dan bilang kepala UPT untuk limpahkan semua kepada saya," ungkap Sandi.

Sandi pun mengaku telah meminta ke Kepala UPT Damkar Cimanggis untuk tidak melibatkan rekan-rekannya dalam perkara ini.

"Ya istilahnya kalau dipanggil ya saya datang, asal jangan teman-teman saya saja gitu. Dan teman-teman saya juga sudah saya minta untuk enggak datang karena mereka ya enggak salah," terangnya.

Usai pembinaan ini, Sandi akan dipertemukan dengan Kepala Dinas Damkar Kota Depok dan Kepala BKPSDM Kota Depok.

"Saya rencana mau ditemukan oleh kadis dan Kepala BKPSDM. Ya sudah saya bilang teman-teman saya jangan dilibatin ya ke saya saja, saya berjiwa besar kok, jiwa satria. Saya bukan pengecut," lanjut Sandi.

"Seandainya ada sanksi saya hadapi, saya tidak takut, orang benar ngapain takut," tambahnya.

Sebelumnya, video Sandi mengeluhkan kerusakan gergaji mesin dan rem tangan mobil viral di media sosial. Dalam video itu, Sandi memperlihatkan dua buah gergaji mesin yang diklaim telah rusak berbulan-bulan.

"Saya mohon maaf sekali, setiap ada telepon di UPT kami dan UPT lainnya mengenai pohon tumbang. Bukannya kami tidak mau mengerjakan, tapi senso kami rusak," ucap Sandi.

#sandi-butar-butar #sandi-damkar-viral

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/07/23/15464041/petugas-yang-viralkan-kerusakan-alat-alat-damkar-depok-jalani-pembinaan