Pelaku Wisata Tolak Wacana Penutupan Reguler Taman Nasional Komodo
Rencana penutupan TN Komodo secara reguler, mendapat penolakan dari pelaku wisata. Halaman all
(Kompas.com) 23/07/24 20:08 11891951
LABUAN BAJO,KOMPAS.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Balai Taman Nasional Komodo, berencana menutup Taman Nasional Komodo secara reguler di pada.
Dengan begitu, nantinya TN Komodo akan tutup untuk kunjungan wisata pada waktu-waktu tertentu.
"Sehingga kawasan bisa recovery. Selama ini TN Komodo selalu jadi utama," ujar Kepala Balai Taman Nasional Komodo Hendrikus Saga, dilansir dari Kompas.com Sabtu (20/7/2024).
Merespons rencana itu, Sekretaris DPC Asosiasi Perjalanan Wisata Manggarai Barat, Getrudis Naus, menegaskan bahwa pihaknya menolak dengan keras rencana tersebut. Sebab akan melumpuhkan pariwisata Labuan Bajo.
Lihat postingan ini di Instagram
Ia pun meminta pemerintah tidak seenaknya menutup kawasan TN Komodo yang adalah tujuan utama wisatawan yang datang ke Labuan Bajo.
"Saya minta pihak otoritas tidak seenaknya melakukan penutupan kawasan Komodo seperti yang mereka wacanakan sekarang ini. Tidak cukup 3 tahun kemarin Covid-19 itu kawasan tidak ada pengunjung?" ujar Getrudis saat dihubungi Selasa (22/7//2024).
Ia pun bertanya, apakah pemerintah pernah berpikir tentang kehidupan manusia di Manggarai Barat yang hidupnya bergantung pariwisata.
"Perlu dicerna baik-baik adalah Komodo itu adalah ikon utama dari sekian destinasi yang ada di Flores pada umumnya dan Manggarai Barat khususnya," ujar dia.
Ia menambahkan, perlu diketahui bahwa para tamu atau wisatawan suda ada yang booking ke Labuan Bajo sampai 2026.
Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ilustrasi wisatawan di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT)."Mereka harus sosialisasi ke publik sebelum ambil keputusan. Kaji matang setiap kebijakan yang hendak diambil. Pikirkan nasib masyarakat yang bergantung pada pariwisata," kata Getrudis.
Sementara itu dilansir dari Kompas.com, Senin (22/7/2024), Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Nia Niscaya mengatakan, hal ini perlu dikomunikasikan lebih awal ke wisatawan.
"Harus mengomunikasikan lebih awal kepada wisatawan, kenapa ditutup, dan pasti mereka akan mengapresiasi," ujarnya.
#tn-komodo #taman-nasional-komodo #penutupan-reguler-tn-komodo