Grup Bakrie (BNBR) Siap Bayar Utang ke Tambara Tama Mandiri

Grup Bakrie (BNBR) Siap Bayar Utang ke Tambara Tama Mandiri

PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) alias Grup Bakrie bersiap membayar utang kepada PT Tambara Tama Mandiri. - Halaman all

(InvestorID) 24/07/24 12:40 11923283

JAKARTA, investor.id – PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) alias Grup Bakrie bersiap membayar utang kepada kreditur non-afiliasi, PT Tambara Tama Mandiri. Sumber dananya berasal dari hasil penjualan 975 juta saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) senilai Rp 97,5 miliar.

BNBR melepas saham VKTR pada 11 Juli 2024 dengan harga Rp 100 per saham, alias terdiskon 23% dari harga saham VKTR pada perdagangan hari ini, Rabu (24/7/2024) yang bergerak di level Rp 130 per saham.

BNBR tengah menghadapi situasi sulit dengan koleksi liabilitas yang dua kali lipat lebih jumbo daripada ekuitasnya. Mengacu pada laporan keuangan kuartal I-2024, BNBR membukukan liabilitas sebesar Rp 4,26 triliun, atau 36% lebih tinggi dari ekuitasnya Rp 2,71 triliun.

Dari total utang tersebut, utang BNBR yang bersifat jangka pendek sebesar Rp 3,68 triliun dengan rincian terbesar berasal dari liabilitas kepada pihak ketiga sebesar Rp 1,16 triliun.

Itulah sebabnya, BNBR menjual 2,23% sahamnya di VKTR untuk menyelesaikan utang kepada pihak ketiga yang tidak terafiliasi.

“Tujuan perseroan menjual saham di atas adalah untuk penyelesaian utang kepada kreditur yang tidak terafiliasi dengan perseroan yaitu PT Tambara Tama Mandiri,” tulis Sekretaris Perusahaan BNBR Christofer A. Uktolseja dikutip, Rabu (24/7/2024).

Christofer memastikan, pelepasan saham BNBR di VKTR tersebut tidak mengubah status pengendali BNBR atas VKTR.

Sesuai data RTI, struktur pemegang saham VKTR saat ini dikuasai BNBR dengan porsi 45%, PT Bakrie Metal Industries sebesar 14,98%, PT Kuantum Akselerasi Indonesia sebesar 11,06%, dan publik sebesar 28,41%.

Selain berutang kepada PT Tambara Tama Mandiri sebesar Rp 101 miliar, BNBR juga tercatat memiliki kredit jumbo kepada pihak-pihak ketiga yang tidak terafiliasi yaitu Silvery Moon Investment Ltd. sebesar Rp 465 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 237 miliar, dan PT Bank KEB Hana Indonesia sebesar Rp 200 miliar.

Sedangkan liabilitas BNBR yang bersifat jangka panjang mencapai Rp 481 miliar. Di antaranya berasal dari liabilitas pajak tangguhan sebesar Rp 1118 miliar, liabilitas imbalan pascakerja sebesar Rp 240 miliar, dan utang pihak berelasi sebesar Rp 88,43 miliar.

Di luar kejadian pelepasan saham BNBR di VKTR, Christofer dalam tanggapannya kepada otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan, tidak ada informasi material lainnya yang harus segera diumumkan kepada publik.

Yang jelas, aksi BNBR menjual saham VKTR yang berstatus langsung tersebut telah berdampak pada jumlah kepemilikan saham BNBR atas VKTR dari semula 19,92 miliar saham, menyusut menjadi 18,95 miliar saham.

Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #bnbr #grup-bakrie #bakrie-brotehrs #vktr #saham-diskon #tambara-tama-mandiri #utang-bnbr #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/367966/grup-bakrie-bnbr-siap-bayar-utang-ke-tambara-tama-mandiri