Ruang Kelas SDN Pondok Bambu 07 Dipastikan Cukup Tampung Siswa SDN 01 Pondok Bambu
KBM siswa SDN 01 Pondok Bambu baru akan dimulai setelah kegiatan siswa SDN Pondok Bambu 07 selesai. Halaman all
(Kompas.com) 24/07/24 15:17 11933100
JAKARTA, KOMPAS.com - Sunarsih, Wakil Kepala Sekolah SDN Pondok Bambu 07, Duren Sawit, Jakarta Timur, memastikan, ruang kelas di SDN Pondok Bambu 07 cukup untuk menampung siswa pindahan dari SDN 01 Pondok Bambu yang terdampak kebakaran.
Ia menjelaskan, SDN Pondok Bambu 07 memiliki 18 ruang kelas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 kelas bisa digunakan oleh siswa dari SDN 01 Pondok Bambu.
"Kami sudah menyiapkan ruang kelas yang mencukupi untuk menampung siswa SDN 01 Pondok Bambu," ungkap Sunarsih saat ditemui Kompas.com di SDN Pondok Bambu 07, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (24/7/2024).
Sunarsih mengatakan, kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Pondok Bambu 07 tidak mengalami perubahan jadwal.
Sebab, KBM siswa SDN 01 Pondok Bambu baru akan dimulai setelah kegiatan siswa SDN Pondok Bambu 07 selesai.
"Kami masuk jam 06.30 WIB dan pulang jam 12.10 WIB. Setelah itu, siswa SDN Pondok Bambu 01 akan mulai belajar pada jam 13.00 WIB," jelasnya.
Selain siswa, para guru dari SDN 01 Pondok Bambu juga ikut dipindahkan ke SDN Pondok Bambu 07.
"Guru-guru SDN 01 Pondok Bambu akan standby di jam 09.30 WIB dan pulang 17.30 WIB," jelas Sunarsih.
Sunarsih menambahkan, SDN Pondok Bambu 07 juga memiliki fasilitas pendukung lainnya seperti perpustakan, ruang praktik IPA, unit kesehatan sekolah (UKS), hingga mushala.
Ia pun berharap, fasilitas ini dapat mendukung proses belajar mengajar siswa SDN 01 Pondok Bambu.
"Alhamdulilah, untuk bangunan yang sekarang mencukupi. Kami juga memanfaatkan aula untuk ruang guru," katanya.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di SDN Pondok Bambu 01 di Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa siang.
Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur Abdul Wahid mengatakan, api diduga berasal dari korsleting gudang sekolah yang kemudian merambat ke ruang-ruang kelas.
"Yang terbakar ada gudang drumband dan 18 kelas," terangnya.
Akibat insiden kebakaran tersebut, bangunan sekolah tidak dapat dipakai. Untuk sementara waktu, KBM dipindahkan ke sekolah terdekat.
"Kami pastikan bahwa proses belajar mengajar tidak terganggu dan siswa bisa mulai belajar besok," kata Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan Duren Sawit, Farida Farhah.
"Kami sudah berkoordinasi dengan sekolah-sekolah terdekat untuk memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berlangsung seperti biasa," ujar dia.