Laba Bersih Unilever Turun 11 Persen pada Semester I 2024, Terdampak Boikot?

Laba Bersih Unilever Turun 11 Persen pada Semester I 2024, Terdampak Boikot?

Pendapatan bersih Unilever mengalami kenaikan menjadi sebesar Rp 19 triliun.

(Republika) 24/07/24 18:21 11949034

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 2,5 triliun pada kinerja keuangan semester I 2024. Nilai tersebut turun tipis dibandingkan laba semester I 2023 yang tercatat senilai Rp 2,8 triliun.

Secara rinci, menurut laporan hasil kinerja emiten berkode UNVR tersebut, angka penjualan bersih tercatat sebesar Rp 19 triliun. Adapun pendapatan domestik tumbuh 4,1 persen dibandingkan semester II 2023, terutama karena pertumbuhan harga dasar/ underlying price growth (UPG) yang mengalami pelemahan.

Kemudian, tercatat pula marjin laba kotor meningkat 17 basis poin dari semester II 2023 menjadi 49,7 persen. Namun mengalami penurunan 14 basis poin secara yoy. Sementara itu, biaya iklan meningkat sebesar 157 basis poin dari 7,6 persen pada semester I 2023 menjadi 9,1 persen pada semester 1 2024.

UNVR juga mencatatkan, marjin laba sebelum pajak (PBT) mengalami peningkatan 229 basis poin dibandingkan dengan semester II/2023 menjadi 16,6 persen. Namun menurun 97 basis poin dibandingkan dengan tahun lalu karena investasi yang lebih tinggi pada biaya iklan.

“Pada paruh pertama 2024 ini kami menangani beberapa tantangan jangka pendek sembari terus mencatatkan kemajuan di bagian-bagian yang penting bagi masa depan perseroan,” kata Presiden Direktur Perseroan Benjie Yap dalam keterangannya, Rabu (23/7/2024).

Benjie Yap menegaskan bahwa pihaknya tetap teguh pada upaya dalam membangun bisnis dengan cara memperkuat fundamental, mengutamakan peningkatan daya saing brand, serta mendorong efisiensi biaya untuk mendongkrak profitabilitas.

“Secara bersamaan, kami menjalankan program transformasi untuk mempertajam fokus dan mendorong pertumbuhan melalui organisasi yang lebih ramping dan akuntabel,” tuturnya.

Benjie Yap meyakini, ke depan Unilever yang telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari sembilan dekade akan terus tumbuh dan menguat di Indonesia dalam jangka panjang. Hal itu diyakini meski menghadapi sejumlah tantangan yang tidak mudah, seperti kondisi ekonomi dan geopolitik yang tidak menentu, persaingan ketat, serta kebutuhan konsumen yang terus berkembang.

Eva Rianti

#laba-unilever #boikot #unilever #pendapatan-unilever

https://ekonomi.republika.co.id/berita/sh4kv9370/laba-bersih-unilever-turun-11-persen-pada-semester-i-2024-terdampak-boikot