Sempat Terbang 118%, Saham Emiten Baru Mendadak Terjun Bebas ke Bawah Harga IPO

Sempat Terbang 118%, Saham Emiten Baru Mendadak Terjun Bebas ke Bawah Harga IPO

Saham emiten baru ini akhirnya kena UMA setelah tiba-tiba selalu memerah selama perdagangan 19-24 Juli kemarin. - Halaman all

(InvestorID) 25/07/24 08:28 12026725

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menerbitkan pengumuman unusual market activity (UMA) atas saham PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA). Lantaran terjadi penurunan harga saham ISEA di luar kebiasaan.

“Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) di luar kebiasaan (unusual market activity),” jelas pengumuman BEI tertanggal 24 Juli 2024.

BEI menyebutkan bahwa pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham ISEA tersebut, BEI saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini.

Terjun Bebas

Pada perdagangan 24 Juli saham ISEA lagi-lagi anjlok 16,98% ke Rp 176. Saham ini selalu memerah sejak 19-24 Juli. Padahal ISEA pernah melambung tinggi ke Rp 545 saat intraday perdagangan 19 Juli 2024.

Saham Indo American Seafoods (ISEA) baru dicatatkan di BEI per 8 Juli 2024. Perseroan menggelar initial public offering (IPO) di Rp 250/saham.

Dari harga perdananya ke Rp 545, saham ini melambung 118%.

Tapi masa-masa indahnya cepat berlalu karena dari Rp 545 itu, ISEA kini ada di posisi Rp 176 atau menyusut 67,70% dan jatuh lebih dalam dari harga IPO.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #indo-american-seafoods #isea #emiten-baru #saham-isea #uma #bursa-efek-indonesia #bei #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/368075/sempat-terbang-118-saham-emiten-baru-mendadak-terjun-bebas-ke-bawah-harga-ipo