Profil Eko Yuli Irawan, Asa Emas di Kesempatan Perjuangan Olimpiade Kelima

Profil Eko Yuli Irawan, Asa Emas di Kesempatan Perjuangan Olimpiade Kelima

Sejarah lifter Eko Yuli Irawan lolos ke Paris 2024 membuat dia menjadi atlet Indonesia dengan keikutsertaan terbanyak di Olimpiade, yakni lima kali. Halaman all

(Kompas.com) 25/07/24 10:06 12035654

KOMPAS.com - Eko Yuli Irawan. Atlet angkat besi atau lifter Indonesia asal Metro, Lampung, ini adalah salah satu putra terbaik bangsa.

Bagaimana tidak. Eko Yuli Irawan, lewat kiprahnya dalam persaingan angkat besi, telah mengharumkan nama Indonesia dalam berbagai ajang, termasuk Olimpiade, panggung olahraga tertinggi dunia.

Kini, Eko Yuli, bersama total 29 atlet lainnya, akan berjuang untuk bisa kembali mengibarkan bendera Merah Putih pada Olimpiade Paris 2024, mulai 26 Juli hingga 11 Agustus nanti.

Sebelumnya, Eko memastikan tiket Olimpiade Paris 2024 setelah tampil di International Weightlifting World Cup di Phuket, Thailand, Selasa (2/4/2024).

Saat itu, Eko berhasil menyelesaikan angkatan snatch 133 kg, meski tidak menyelesaikan angkatan clean and jerk dengan sempurna karena masalah cedera lutut yang dialaminya belum sembuh 100 persen.

Kendati demikian, Eko berada di urutan ketiga Olympic Qualification Ranking dengan total angkatan 300 kg.

Catatan ini diraih Eko saat tampil di Kejuaraan Dunia Angkat Besi (IWF World Weightlifting Champhionship) di Bogota, Colombia 2022, lalu. Eko pun lolos ke Paris 2024.

Sejarah Eko lolos ke Paris membuatnya menjadi atlet Indonesia dengan keikutsertaan terbanyak di Olimpiade dengan total lima kali, seperti dikutip dari Kompas.id.

Sejak Olimpiade Beijing 2008, Eko rutin tampil di panggung olahraga tertinggi dunia tersebut. Lifter asal Metro, Lampung, kelahiran 24 Juli 1989 (35 tahun) ini juga rutin meraih medali.

Di Beijing 2008 dan London 2012, Eko meraih perunggu. Selanjutnya, Eko meraih perak di Rio de Janeiro 2016 dan Tokyo 2020.

Dia menjadi atlet Indonesia dengan medali Olimpiade terbanyak dengan empat keping dalam empat edisi.

Hanya lifter putri terbaik Indonesia, Raema Lisa Rumbewas, yang mendekati pencapaian Eko dengan meraih tiga medali dalam tiga Olimpiade.

Eko pun bersyukur bisa kembali lolos untuk mengikuti Olimpiade.

"Alhamdulillah, bersyukur masih dikasih kesempatan Tuhan Yang Maha Kuasa buat ikut OIimpiade lagi untuk kelima kali," ucap Eko Yuli, dalam keterangan dari NOC Indonesia.

Profil Eko Yuli Irawan

Dikutip dari situs Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia), kompetisi internasional pertama yang diikuti Eko adalah Kejuaraan Dunia Junior 2006.

Saat itu, dia memenangi medali perak dalam kategori 56 kg, mengangkat beban dengan total 269 kg.

Eko merupakan atlet yang berasal dari keluarga kurang mampu. Ayahnya adalah seorang tukang becak, sementara sang ibu bekerja dengan berdagang sayur.

Sebagai anak laki-laki, Eko Yuli biasa bekerja sebagai gembala kambing. Pekerjaan ini membuat Eko Yuli belajar tanggung jawab.

Ketika mulai tertarik dengan angkat besi usai melihat sekumpulan orang berlatih di sebuah klub di daerahnya, Eko mendapatkan larangan berlatih dari orangtuanya.

Sebab, tugas utamanya saat itu adalah menjadi gembala kambing.

"Yang larang ibunya karena kami susah. Dulu rumah geribik. Itu juga bukan kambing kami. Punya orang, bagi hasil. Namun, karena kemauannya keras, ya kami iyakan. Ternyata hasilnya luar biasa. Dia mengharumkan nama keluarga dan nama bangsa," kata sang ayah, Saman, dikutip dari TribunNews.

Kini, Eko, bersama dengan Rizki Juniansyah (73 kg), dan Nurul Akmal (womens 87 kg), akan berjuang mengibarkan bendera Merah Putih dalam cabor angkat besi pada Olimpiade Paris 2024.

Eko khususnya, ingin menggapai cita-citanya yang selama ini diidamkan, yakni meraih medali emas Olimpiade pada kesempatan kali kelima dalam kariernya.

"Saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menjadi yang terbaik, dan kami mesti bersyukur dengan rezeki yang telah diberikan," kata Eko, beberapa waktu lalu usai meraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020.

"Saya minta maaf karena masih belum bisa mempersembahkan emas untuk Indonesia, sebagaimana cita-cita saya," tutur Eko.

Tak menutup kemungkinan, menurut dia, Olimpiade Paris 2024 akan menjadi Olimpiade terakhir dalam kariernya.

"Ini Olimpiade terakhir buat saya kalau melihat persaingannya sekarang," ucap Eko usai memastikan tiket Olimpiade Paris 2024.

Selamat berjuang Eko Yuli dan semua putra-putri terbaik bangsa di Olimpiade Paris 2024...

Biodata Eko Yuli Irawan

Nama lengkap: Eko Yuli Irawan

Tempat, tanggal lahir: Metro, Lampung, 24 Juli 1989

Kewarganegaraan: Indonesia

Cabang olahraga: Angkat besi

Kelas: 61 kg

Prestasi

Olimpiade: Medali perunggu (2008, 2012), Medali perak (2016, 2020)

Kejuaraan Dunia: Medali perunggu (2007, 2011), Medali perak (2009, 2014), Medali emas (2018)

Asian Games: Medali perunggu (2010, 2014), Medali emas (2018)

#eko-yuli-irawan #olimpiade-2024 #eko-yuli-irawan-angkat-besi #profil-eko-yuli-irawan #olimpiade-paris-2024

https://www.kompas.com/sports/read/2024/07/25/10061058/profil-eko-yuli-irawan-asa-emas-di-kesempatan-perjuangan-olimpiade-kelima