Kasus Bansos Covid-19, KPK Geledah Rumah Herman Hery di Pondok Indah
KPK mengakui tengah melakukan penggeledahan di Jabodetabek untuk mengusut kasus korupsi bansos Covid-19 Halaman all
(Kompas.com) 25/07/24 14:08 12058002
JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah rumah anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P, Herman Hery terkait dugaan korupsi pengadaan bantuan sosial (Bansos) Covid-19 hari ini, Kamis (25/7/2024).
Kali ini, penyidik KPK menggeledah rumah Herman di kawasan elite Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Berdasarkan pantauan Kompas.com pada Kamis siang sekitar pukul 13.00 WIB, ada 6 mobil penyidik KPK yang sudah terparkir di halaman rumah.
Seorang petugas keamanan mengakui bahwa Herman biasa menempati rumah tersebut, tetapi Herman sedang pergi saat penyidik KPK datang menggeledah.
"Ya (Herman biasa di rumah ini)," kata petugas tersebut.
"Lagi berangkat kerja," kata dia melanjutkan.
Pada pukul 13.20 WIB, beberapa mobil penyidik KPK tampak meninggalkan lokasi.
Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto tidak membantah bahwa KPK kembali menggeledah kediaman Herman Herry.
Ia mengakui pihaknya melakukan penggeledahan di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
"Masih ada kegiatan Penyidikan perkara Bansos Banpres di Jabodetabek," kata Tessa saat dikonfirmasi Kompas.com.
"Untuk lokasi di mana saja dan apa yang disita saya belum bisa publish karena masih berlangsung sampai dengan hari ini," ujar dia.
Sebelumnya, penyidik telah menggeledah rumah Herman di Depok Jawa Barat pada Selasa (23/7/2024) untuk mengumpulkan barang bukti perkara suap bansos.
Adapun kasus bansos Covid-19 ini merupakan pengembangan dari kasus suap yang menjerat eks Menteri Sosial Juliari Peter Batubara.
Dalam perkara ini, penyidik membidik dugaan perbuatan melawan hukum yang menimbulkan kerugian negara. Saat ini, terdapat tiga kasus bansos yang tengah diusut KPK.
Pertama, menyangkut kerugian keuangan negara dalam pengadaan Bansos Covid-19 yang menyeret Juliari.
Kemudian, distribusi bantuan sosial beras (BSB) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Program Keluarga Harapan (PKH), Kementerian Sosial.
Lalu, pengadaan 6 juta paket Bansos Bantuan Presiden (Banpres) atau Bansos Presiden di kawasan Jabodetabek.