Lampu Padam akibat Kebakaran, Bambang Dioperasi dengan Cahaya Ponsel di RS Citra Arafiq

Lampu Padam akibat Kebakaran, Bambang Dioperasi dengan Cahaya Ponsel di RS Citra Arafiq

Bambang (65), pasien RS Citra Arafiq menjalani operasi pengangkatan kista di dekat lutut kanan dalam gelap. Halaman all

(Kompas.com) 25/07/24 18:26 12079588


DEPOK, KOMPAS.com - Bambang (65), pasien RS Citra Arafiq menjalani operasi pengangkatan kista di dekat lutut kanan dalam gelap.

Dokter yang menangani Bambang hanya menggunakan tiga lampu dari ponsel saat di ruang operasi.

"Dokter saya masih pakai lampu handphone tuh, masih kerjain sedikit-sedikit (operasinya), masih (mauh) jahit. Intinya sudah kelar operasinya, tinggal ngejahit," kata Bambang saat berbincang dengan Kompas.com, Kamis (25/7/2024).

Saat itu, Bambang sudah masuk ke ruang operasi sejak pukul 19.30 WIB untuk menerima anestesi di bagian setengah badan ke bawah.

Bius yang perlahan mulai terasa di tubuh Bambang menjadi pertanda dokter mulai membedah. Ia mengatakan, pengangkatan kista hanya berkisar 15 menit.

"Saya dibius setengah badan ke bawah terus mulai operasi. Pas mulai operasi, kira-kira 15 menit lah, listrik mati. Tapi ini (operasi) sudah hampir selesai," ucap Bambang.

Di kala listrik padam, Bambang mengaku tak panik sebab dirinya mati rasa karena bius dan fokusnya teralihkan oleh suara ibu-ibu yang teriak di sebelah ruangannya.

"Terus terang, saya enggak panik. Kadang saya pikir, ya sudah lah, kalau memang sudah kejadian, saya enggak panik. Tapi yang saya dengar, ibu-ibu teriak-teriak gitu," jelas Bambang.

Karena teriakan itu, dokter yang menangani Bambang mencoba memeriksa kondisi ke luar ruang operasi.

Luka bekas sayatan operasi masih belum dijahit saat dokter itu pergi.

Dengan kondisi luka masih terbuka, ia dan perawat turut ke luar ruang operasi dan menuju area parkir gedung utama di kisaran waktu 21.00 WIB.

"Iya, tapi setelah sampai di bawah tuh, saya dibawa ke area perumahan terdekat. Karena sudah terang, bekas operasi langsung diplester, ditutup," ujar Bambang.

Sebelumnya, terjadi kebakaran di RS Citra Arafiq pada Rabu (24/7/2024) malam sekitar pukul 20.45 WIB.

"Ruang trafo genset yang terbakar, sisanya aman," ucap Kasie Penyelamatan Dinas Damkar Kota Depok Tessy Haryanti kepada Kompas.com, Rabu.

Sekitar 50 pasien sempat dievakuasi ke beberapa titik terdekat dari rumah sakit.

"(Pasien dievakuasi) ke masjid terdekat, lapangan RW setempat, kafe sekitar, dan gang," ujar Tessy.

Namun, sekitar 10 pasiennya dibawa ke Rumah Sakit Tugu Ibu menggunakan ambulans sebab memiliki kondisi gawat darurat atau kritis.

#rs-citra-arafiq-depok-kebakaran #rs-arafiq-kebakaran #rs-citra-arafiq-kebakaran #kebakaran-rs-citra-arafiq #rs-arafiq

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/07/25/18264951/lampu-padam-akibat-kebakaran-bambang-dioperasi-dengan-cahaya-ponsel-di-rs