Ketua RW di Tambora Ingatkan Warga Tak Main Hakim Sendiri Saat Tangkap Maling demi Sayembara
Ketua RW di Tambora mengingatkan warganya untuk tidak main hakim sendiri, saat ikut sayembara tangkap maling berhadiah. Halaman all
(Kompas.com) 25/07/24 22:47 12106643
JAKARTA, KOMPAS.com - Nurdin (55), ketua RW 01 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, selalu mengingatkan warganya untuk tidak main hakim sendiri, saat ikut sayembara tangkap maling berhadiah.
"Satu hal yang selalu saya tekankan, jangan main hakim sendiri," ucap Nurdin saat dijumpai, Kamis (25/7/2024).
Nurdin menuturkan, warga boleh saja memukul maling untuk melumpuhkannya. Namun, tidak sampai bonyok.
Nurdin tidak mau sayembara yang dia gelar malah membuat masyarakat melanggar hukum.
"Mukul sedikit enggak masalah ya, mungkin meluapkan emosi sambil melumpuhkan. Tetapi ya jangan sampai malingnya bonyok," tutur Nurdin.
Selama sayembara ini digelar pada tahun 2021, hanya ada satu orang yang berhasil menyelesaikan sayembaranya.
Menurutnya, sayembara itu berhasil membuat para maling kapok untuk mengambil barang berharga milik warga.
"Sekarang hampir tidak pernah terjadi. Semua warga saling menjaga wilayahnya masing-masing," tambah Nurdin.
Untuk diketahui, Nurdin memasang beberapa spanduk di wilayahnya soal sayembara tangkap maling berhadiah.
Spanduk itu bertuliskan "Tangkap Maling Berhadiah. Barangsiapa yang menangkap maling di Wilayah RW 01 Jembatan Besi Diberikan Hadiah Uang Tunai".
Bahkan, di spanduk juga tertulis bagi warga yang menangkap maling mobil atau motor diberikan uang sebesar Rp 1.000.000 pada malam hari dan Rp 500.000 untuk siang hari.
Nurdin juga memberikan hadiah bagi warga yang menangkap jambret dan maling kotak amal. Keduanya dihargai Rp 500.000 pada malam hari, dan Rp 250.000 pada siang hari.
"Kalau malam hari itu lebih rawan daripada siang hari. Apalagi kalau maling motor dan mobil itu sering terjadi," jelas Nurdin.
#sayembara-tangkap-maling-di-tambora #ketua-rw-buat-sayembara-tangkap-maling