Ekonomi AS Tumbuh 2,8% di Kuartal Kedua, Lebih Tinggi dari Perkiraan

Ekonomi AS Tumbuh 2,8% di Kuartal Kedua, Lebih Tinggi dari Perkiraan

Ekonomi AS tumbuh lebih kuat dari yang diperkirakan pada kuartal kedua tahun ini. Hal itu didorong oleh beberapa hal, apa saja? - Halaman all

(InvestorID) 26/07/24 04:27 12139417

WASHINGTON, investor.id –Ekonomi Amerika Serikat (AS) tumbuh lebih kuat dari yang diperkirakan pada kuartal kedua tahun ini. Hal itu didorong oleh konsumen yang kuat, pengeluaran pemerintah, dan peningkatan inventaris yang signifikan, menurut estimasi awal dari Departemen Perdagangan pada Kamis (25/7/2024).

Dikutip dari CNBC internasional, produk domestik bruto (PDB) riil, yang mengukur semua barang dan jasa yang diproduksi selama periode April hingga Juni, meningkat sebesar 2,8% dalam laju tahunan yang disesuaikan dengan musiman dan inflasi. Para ekonom yang disurvei oleh Dow Jones sebelumnya memperkirakan pertumbuhan sebesar 2,1% setelah kenaikan 1,4% di kuartal pertama.

Pengeluaran konsumen membantu mendorong angka pertumbuhan ini lebih tinggi, bersama dengan kontribusi dari investasi inventaris swasta dan investasi tetap non residensial, menurut estimasi pertama dari tiga yang akan dilaporkan oleh departemen tersebut.

Pengeluaran konsumsi pribadi, yang merupakan indikator utama aktivitas konsumen dalam laporan Biro Analisis Ekonomi, meningkat 2,3% untuk kuartal ini, naik dari percepatan 1,5% di Kuartal I-2024. Termasuk, pengeluaran untuk jasa maupun barang mengalami peningkatan yang solid selama kuartal ini.

Inventaris juga memberikan kontribusi signifikan, menambahkan 0,82 poin persentase pada total pertumbuhan. Pengeluaran pemerintah menambah dorongan, naik 3,9% di tingkat federal, termasuk lonjakan 5,2% dalam pengeluaran pertahanan.

Di sisi lain, impor, yang mengurangi PDB, melonjak 6,9%, kenaikan terbesar kuartalan sejak Kuartal I-2022. Sementara ekspor hanya naik 2%.

Pasar berjangka naik setelah laporan ini, sementara imbal hasil obligasi AS menurun.

Joseph Brusuelas, kepala ekonom di RSM, mengatakan, komposisi pertumbuhan kali ini adalah salah satu campuran terbaik yang pernah dilihat dalam beberapa waktu. Laporan ini mendukung gagasan bahwa ekonomi Amerika sedang mengalami ledakan produktivitas yang dalam jangka menengah akan meningkatkan standar hidup di seluruh negeri melalui inflasi yang lebih rendah, lapangan kerja yang rendah, dan peningkatan upah riil.

Ada kabar baik mengenai inflasi, yaitu indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), ukuran kunci bagi The Fed, meningkat 2,6% untuk kuartal ini, turun dari 3,4% di kuartal I. Jika tidak termasuk makanan dan energi, harga PCE inti, yang lebih difokuskan oleh Fed sebagai indikator inflasi jangka panjang, naik 2,9%, dibandingkan dengan peningkatan 3,7% pada periode sebelumnya.

Sedangkan CPI tertimbang berantai, yang mempertimbangkan perubahan perilaku konsumen, meningkat 2,3% untuk kuartal ini, di bawah perkiraan 2,6%.

Komentar Yellen

Menteri Keuangan AS Janet Yellen melihat laporan PDB ini sebagai mengkonfirmasi jalur  menuju pertumbuhan yang stabil dan penurunan inflasi. Hal itu diungkapkannya pada Kamis pagi saat berkunjung ke Rio de Janeiro.

Satu variabel kunci lainnya, penjualan akhir kepada pembeli domestik swasta, yang dianggap The Fed sebagai indikator bagus dari permintaan yang mendasari, meningkat pada laju 2,6%, sama dengan kuartal sebelumnya.

Namun, laporan tersebut juga menunjukkan bahwa tingkat tabungan pribadi terus menurun, menjadi 3,5% untuk kuartal ini, dibandingkan dengan 3,8% di Kuartal I.

Dalam berita ekonomi lainnya pada Kamis, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim awal pengangguran berjumlah 235 ribu untuk pekan yang berakhir 20 Juli, turun 10 ribu dari pekan sebelumnya dan sesuai dengan perkiraan Dow Jones. Klaim lanjutan, yang berjalan satu minggu di belakang, turun menjadi 1,85 juta.

Juga, pesanan untuk barang tahan lama, umumnya barang-barang bernilai tinggi seperti pesawat, peralatan rumah tangga, dan komputer, secara tak terduga turun 6,6% pada Juni, dibandingkan dengan perkiraan kenaikan 0,3%. Namun, jika tidak termasuk transportasi, pesanan baru meningkat 0,5%.

Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #ekonomi-as #pdb-as #inflasi-as #cpi-as #pce-as #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/international/368173/ekonomi-as-tumbuh-28-di-kuartal-kedua-lebih-tinggi-dari-perkiraan