Jangan Ada Lagi Kejahatan dan Premanisme di Terminal Tanjung Priok!
Polres Metro Jakarta Utara akan menindak tegas para pelaku kriminal yang melancarkan aksinya di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara. Halaman all
(Kompas.com) 26/07/24 09:56 12164328
JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Metro Jakarta Utara akan menindak tegas para pelaku kriminal yang melancarkan aksinya di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara.
"Apabila ditemukan akan kita proses dan tindaklanjuti secara prosedural," ucap Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Metro Jakarta Utara, AKBP Wahyudi saat diwawancarai awak media di Terminal Tanjung Priok, Jumat (26/5/2024).
Selain itu, pagi hari ini Polres Metro Jakarta Utara melakukan apel gabungan dengan TNI dan pengelola terminal untuk mencegah tindak premanisme di Terminal Tanjung Priok.
"Intinya pada pagi hari ini, kami sudah bersinergi dan tidak ada bentuk-bentuk lagi premanisme atau pelanggaran bentuk kejahatan yang ada di terminal ini," ujar Wahyudi.
Apel gabungan ini, kata Wahyudi, akan dilakukan satu kali dalam seminggu atau satu bulan sekali di Terminal Tanjung Priok.
Namun, untuk kegiatan pemberantasan premanisme di Terminal Tanjung Priok akan dilakukan setiap hari.
Wahyudi berharap tindak kriminal di Terminal Tanjung Priok tidak terjadi lagi dengan upaya penegakan hukum.
"Ya, tentu saja untuk menekan apabila tindak kriminal ada, malah wajib kita nol-kan segala bentuk tindak pidana dan pelanggaran apa pun bentuknya, tidak ada lagi, tidak dibenarkan terjadi," tegas Wahyudi.
Bukan hanya di terminal, polisi juga akan mengawasi area Stasiun Tanjung Priok agar minim tindak kriminal.
Dengan begitu, diharapkan para pengunjung terminal dan stasiun Tanjung Priok bisa lebih merasa nyaman dan aman.
"Di sini sudah bersinergi dan kita sudah sepakat untuk menjaga masyarakat yang menggunakan fasilitas ini agar merasa nyaman dan aman," kata Wahyudi.
Sebelumnya, Kepala Terminal Tanjung Priok Muzofar Surya mengatakan, Terminal Tanjung Priok identik dengan masalah kriminal.
"Memang betul, Tanjung Priok ini identik sekali dengan masalah kriminal. Cuma kita berbenah diri, sedikit demi sedikit bekerja sama dengan jajaran kepolisian, baik Polsek Tanjung Priok maupun dengan Polres Tanjung Priok," terang dia.
Muzofar menambahkan, aksi kriminal yang masih sering terjadi di Terminal Tanjung Priok adalah tindak penjambretan.
Biasanya, para pelaku menggunakan sepeda motor saat merampas barang bawaan penumpang.
"Penjambretan yang sering dilakukan dengan sepeda motor, kalau penodongan udah enggak ada," terang dia.
Namun, Muzofar mengakui pihaknya tak bisa menangkap sendiri pelaku tindak kriminal di Terminal Tanjung Priok. Sebab, anggotanya pernah berupaya menangkap pelaku tindak kriminal, tetapi malah terluka.
#premanisme #premanisme-di-ibu-kota #premanisme-di-tanjung-priok