Kejagung Tangkap Anggota DPR Nasdem Ujang Iskandar karena Selalu Mangkir

Kejagung Tangkap Anggota DPR Nasdem Ujang Iskandar karena Selalu Mangkir

Anggota DPR Nasdem Ujang Iskandar ditangkap Kejagung meski masih berstatus saksi kasus korupsi, karena selalu mangkir dari panggilan Kejagung. Halaman all

(Kompas.com) 26/07/24 21:43 12224518

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap anggota DPR RI, Ujang Iskandar terkait kasus dugaan korupsi yang terjadi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Harli Siregar mengungkap, Ujang sebenarnya masih berstatus saksi.

Ujang ditangkap karena selalu mangkir dalam panggilan pemeriksaan saksi yang dilayangkan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Tengah (Kalteng).


"Jadi karena dia sudah beberapa kali dipanggil tidak diindahkan, maka permintaan itu supaya saksi ini dihadapkan kepada penyidik," kata Harli kepada wartawan, Jumat (26/7/2024).

Atas permintaan Kejati Kalteng, pihak Kejagung turut mencari mantan Bupati Kotawaringin Barat itu.

Kemudian, tim gabungan dari Kejagung pun mendapat informasi keberadaan Ujang dari pihak Imigrasi.

Ujang pun ditangkap di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pada sore hari tadi.

"Ternyata diperoleh informasi bahwa dari pihak imigrasi, yang bersangkutan melakukan perjalanan kembali dari Vietnam," ucap dia.

Harli juga menegaskan, politikus Partai Nasdem itu ditangkap masih dalam kapasitas sebagai saksi.

Menurut Harli, Ujang bersikap kooperatif saat diamankan oleh tim gabungan.

Ujang ditangkap untuk diperiksa karena pernah menjabat sebagai Bupati Kotawaringin Barat.

"Itu tadi, bupati dalam kapasitas sebagai Bupati Kotawaringin Barat. Makanya karena tahunnya sekarang sudah tidak bupati lagi, maka mantan bupati," tutur dia.

Selain itu, Ujang diamankan nantinya akan diserahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk diperiksa lebih lanjut.

Adapun kasus posisi terhadap Ujang yakni berkaitan dalam dugaan penyimpangan dana penyertaan modal dari Pemerintah Kotawaringin Barat kepada perusahaan daerah (perusda).

Penyidikan kasus ini berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Prin- 02/O.2/F.d.1/09/2023 tanggal 4 September 2023.

"Dalam dugaan penyimpangan dana penyertaan modal dari Pemerintah Kotawaringin Barat kepada Perusda Perkebunan Agrotama Mandiri tahun 2009," ujar Harli.

#ujang-iskandar #mantan-bupati-kotawaringin-barat-ujang-iskandar-ditangkap #anggota-dpr-ujang-iskandar-ditangkap #kejagung-tangkap-ujang-iskandar

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/26/21435661/kejagung-tangkap-anggota-dpr-nasdem-ujang-iskandar-karena-selalu-mangkir