Mau Cabut dari Bursa, Emiten Ini Siapkan Harga Premium untuk Pemegang Saham
Saham emiten ini pun dikenakan suspensi dan berada di harga Rp 6.000-an. - Halaman all
(InvestorID) 27/07/24 17:30 12328280
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atas saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) di semua pasar mulai sesi I perdagangan 26 Juli 2024. Lantaran perseroan menyampaikan rencana melakukan voluntary delisting dari BEI dan go private.
Direktur Multistrada Arah Sarana, Ritesh mengungkapkan alasan dan tujuan go private dan delisting dari perseroan. Ia menjelaskan, perseroan tergabung dalam Grup Michelin yang bergerak dalam bisnis ban global yang sangat kompetitif.
Agar tetap kompetitif, lanjutnya, salah satu kunci strategi bisnis Grup Michelin adalah dengan menciptakan integrasi internal untuk memungkinkan penggunaan bersama sumber daya di antara berbagai bagian operasinya di seluruh dunia agar dapat memanfaatkan skala ekonomi yang dihasilkan dari perusahaan global tersebut.
“Integrasi tersebut juga bertujuan agar perseroan dapat bereaksi dengan cepat dan menanggapi berbagai perubahan di pasar ban global. Perubahan status perseroan menjadi perusahaan tertutup akan memberikan perseroan fleksibilitas yang lebih untuk mencapai integrasi tersebut,” jelas Ritesh dalam keterangan resmi dikutip Sabtu (27/7/2024).
Premium
Saat ini, terang Ritesh, 0,36% saham MASA dimiliki oleh para pemegang saham independen dan saham-saham tersebut tidak diperdagangkan secara aktif di BEI dan cenderung tidak likuid.
Dengan adanya rencana go private dan delisting, jelasnya, para pemegang saham independen diharapkan akan memiliki kesempatan untuk melepas saham-saham mereka dengan premium.
PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) merupakan produsen ban kendaraan bermotor Achilles dan Corsa. Didirikan pada tahun 1988 dengan nama PT Oroban Perkasa. Pada awalnya perusahaan mendapat bantuan desain dan distribusi dari Pirelli-Italia dan Continental GMbh-Jerman.
Perusahaan ini melakukan IPO pada Juni 2005. Perusahaan ini diakuisisi oleh Michelin pada Maret 2019.
Socgen SA Compagnie Generale Des Etablissements Michelin tercatat menguasai 99,64% saham MASA per 30 Juni 2024. Sedangkan masyarakat nonwarkat menggenggam 0,36% saham. Jumlah pemegang sahamnya 667 pihak.
Saham MASA saat dilakukan suspensi mulai sesi I 26 Juli posisinya ada di Rp 6.200. Dalam satu bulan terakhir saham ini menguat 14,81%.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #multistrada-arah-sarana #masa #delisting #go-private #michelin #bursa-efek-indonesia #berita-ekonomi-terkini