Timnas Wanita Kanada Mendapat Hukuman FIFA Setelah Skandal Drone

Timnas Wanita Kanada Mendapat Hukuman FIFA Setelah Skandal Drone

Penalti enam poin di Olimpiade Paris ini sangat signifikan bagi tim Kanada, sang juara bertahan di sepak bola wanita. Halaman all

(Kompas.com) 28/07/24 05:11 12375627

KOMPAS.com - Pelatih sepak bola timnas wanita Kanada, Beverly Priestman, mendapat skorsing satu tahun dan tim Kanada dihukum enam poin di Olimpiade Paris 2024.

Hukuman keluar setelah FIFA menyelidiki tuduhan bahwa anggota staf Kanada menggunakan pesawat tak berawak untuk memata-matai sesi latihan tertutup Selandia Baru pekan lalu.

"(Kanada) terbukti melanggar aturan FIFA yang juga berlaku bagi peserta Turnamen Sepak Bola Olimpiade (OFT) terhadap larangan menerbangkan drone di atas lokasi pelatihan mana pun," tulis FIFA dalam pernyataan resmi pada Minggu (28/7/2024) dini hari WIB.

Ketua Komite Banding FIFA telah mengeluarkan sanksi atas pelanggaran pasal 13 FDC (Perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play) dan pasal 6.1 Peraturan Olimpiade, terhadap Kanada.

"Tim Kanada disanksi pengurangan enam poin dari Grup A Olimpiade, dan denda sebesar 200.000 Swiss Franc (Rp3,68 miliar)," lanjut pernyataan FIFA tersebut.

Penalti tersebut sangat signifikan bagi tim Kanada, sang juara bertahan di sepak bola wanita Olimpiade.

Hukuman enam poin merupakan salah satu yang pertama terjadi di tengah turnamen internasional dan akan sangat menyulitkan mereka untuk maju ke babak sistem gugur.

Kanada memulai turnamen dengan kemenangan 2-1 atas Selandia Baru pada Kamis (25/7/2024).

Namun, pengurangan poin ini membuat mereka kini terdampar di dasar Grup A dengan minus tiga angka.

Selain pengurangan denda, Beverly Priestman yang sempat menjabat sebagai asisten Phil Neville di timnas wanita Inggris dicopot dari jabatan pelatih kepala tim putri sepak bola gara-gara insiden tersebut.

Priestman juga kini mendapat skorsing 12 bulan dari aktivitas sepak bola apapun oleh FIFA.

Asisten pelatih Jasmine Mander dan analis taktik Joey Lombardi, sudah dipulangkan dari Olimpiade Paris 2024 karena kasus itu.

Lombardi bahkan dijatuhi hukuman percobaan delapan bulan penjara karena menerbangkan drone dalam sesi latihan timnas Selandia Baru di Stadion Geoffroy-Guichard Saint-Etienne pekan ini.

Namun, Priestman tidak ambil bagian dalam pertandingan itu karena sudah dinonaktifkan oleh Komite Olimpiade Kanada.

Posisi Priestman ditempati asisten pelatih Andy Spence yang akan memimpin Kanada hingga Olimpiade Paris selesai.

Kasus ini kemungkinan besar akan dibawa ke Pengadilan Arbitrase Olahraga khusus Olimpiade di Paris.

Pengadilan tersebut dibentuk untuk sidang dan putusan yang mendesak di Olimpiade, seperti para pelatih dan federasi Kanada yang bakal menantang sanksi mereka.

#olimpiade-paris-2024 #timnas-kanada #skandal-drone-timnas-wanita-kanada

https://www.kompas.com/sports/read/2024/07/28/05115328/timnas-wanita-kanada-mendapat-hukuman-fifa-setelah-skandal-drone