Petinju Nigeria Positif Doping, Diskors dari Olimpiade Paris 2024
3 atlet telah diskors karena positif doping. Halaman all
(Kompas.com) 28/07/24 12:42 12413945
KOMPAS.com - Petinju asal Nigeria, Cynthia Temitayo Ogunsemilore, diskors dari Olimpiade Paris 2024 karena terbukti doping atau mengonsumsi obat yang dilarang untuk atlet selama mengikuti kompetisi.
Pelanggaran aturan antidoping itu diketahui berdasarkan hasil uji sampel Cynthia oleh Badan Pengujian Doping Internasional (ITA).
"Pengujian sampel dari Cynthia menghasilkan temuan zat terlarang yang telah ditentukan, furosemide," kata ITA dalam pernyataannya, dikutip dari Antara.
Pihak ITA mengatakan, Cynthia telah diberitahu mengenai temuan tersebut, dan kini dia telah diskors dari Olimpiade Paris 2024.
"Cynthia telah diberitahu tentang kasus ini dan telah diskors sementara sampai penyelesaian masalah ini," ujar ITA.
"Artinya, atlet dicegah untuk berkompetisi, berlatih, melatih, atau berpartisipasi dalam kegiatan apa pun selama Olimpiade Paris 2024," sambungnya.
Meski begitu, Cynthia dapat mengajukan banding di Pengadilan Arbitrase atau dia pun bisa meminta analisis sampel B.
Petinju berusia 22 tahun itu seharusnya menjalani debut dalam kategori di bawah 60 kg pada Olimpiade Paris, Senin (29/7/2024).
Sebelum Cynthia, dua atlet lainnya juga mendapat hukuman serupa usai terbukti doping.
Kedua atlet itu yakni pejudo Irak, Sajjad Sehen yang positif mengonsumsi steroid anabolik, dan atlet voli asal Republik Dominika, Lisvel Eve Mejia yang dinyatakan positif furosemide.
ITA mengumpulkan sampel dari para atlet Olimpiade selama masa pemeriksaan di Paris, Selasa (23/7/2024). Kemudian sampel itu dikirim ke laboratorium di Paris yang terakreditasi WADA, pada Kamis (25/7/2024).
#olimpiade-2024 #atlet-doping #olimpiade-paris-2024 #kasus-doping-olimpiade-paris #petinju-nigeria-doping