Industri Geothermal di Indonesia Bersiap Tumbuh Signifikan

Industri Geothermal di Indonesia Bersiap Tumbuh Signifikan

Indonesia memiliki potensi geotermal terbesar di dunia, industri geothermal di Indonesia disebut tengah bersiap untuk pertumbuhan signifikan - Halaman all

(InvestorID) 28/07/24 20:52 12446756

YOGAKARTA, investor.id - Indonesia memiliki potensi geotermal terbesar di dunia, diperkirakan mencapai 24 gigawatt (GW), namun hanya sekitar 10% dari kapasitas yang saat ini dimanfaatkan. Untuk itu, industri geothermal di Indonesia disebut tengah bersiap untuk pertumbuhan signifikan.

General Secretary of Asosiasi Panasbumi Indonesia (API-INAGA) Riza Pasikki menekankan, mengatasi tantangan industri dari risiko hulu saat eksplorasi hingga fase pemanfaatan sangat penting. Terlebih, dengan target menambah 3.000 MW pada 2030, artinya harus menambah 500 MW setiap tahun.

“Meskipun ada risiko dari skala pengembangan yang agresif, pengembangan sumber daya geothermal entalpi rendah-menengah (low-medium enthalpy) di Indonesia adalah suatu keharusan,” ungkapnya dalam keterangan pers, Minggu (28/7/2024).

Associate Professor dan Co-Director dari Geothermal Institute di University of Auckland Prof Sadiq J Zarrouk PhD menyoroti peningkatan penggunaan pembangkit listrik teknologi binary untuk produksi listrik dari reservoir geothermal entalpi rendah dan tinggi (low- and high- enthalpy). Pembangkit listrik teknologi binary harus terus dioptimalkan untuk mengekstrak sebanyak mungkin energi dari fluida geotermal untuk generasi daya maksimal.

“Kontrol dan pengelolaan akumulasi kerak mineral menjadi sangat penting. Sementara industri telah menggunakan teknologi modifikasi pH fluida geotermal selama lebih dari 20 tahun untuk mengontrol penumpukan mineral, hal ini menyebabkan efektivitas yang terbatas dan dapat menyebabkan korosi,” papar Prof Zarrouk

Prof Zarrouk menambahkan bahwa pengujian dalam skala kecil (on-site side stream testing) dengan inhibitor yang tepat adalah kunci terbaik untuk mengontrol akumulasi kerak, memungkinkan kelangsungan operasi pembangkit teknologi binary dengan gangguan minimal dan tanpa mempengaruhi umur operasional dari alat penukar panas (heat exchangers), yang diungkapkan dalam salah satu sesi presentasi teknisnya.

Transisi Energi

President Director Ecolab Indonesia Evan Jayawiyanto menegaskan, industri geothermal di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara siap untuk pertumbuhan signifikan, dengan harapan melipatgandakan kapasitasnya. Pertumbuhan ini sangat penting dalam konteks transisi energi saat ini, dan pihaknya berusaha untuk terus bermitra dengan para pelanggan untuk meningkatkan peluang operasional dan pertumbuhan di industri geothermal. “Inovasi akan menjadi kunci dalam mendorong kemajuan sektor geothermal,” paparnya.

Sementara itu, Chandra Marimuthu, VP & GM, Heavy Industry, Ecolab Asia Tenggara, menegaskan kembali komitmen perusahaan untuk mendukung pertumbuhan industri geothermal di Asia Tenggara. "Mendorong kolaborasi, inovasi, dan pertumbuhan dalam industri geothermal sangat penting untuk mengatasi perubahan iklim. Fokusnya adalah untuk membantu pelanggan mencapai tujuan keberlanjutan dan meningkatkan efisiensi operasional.

“Mendirikan pusat keunggulan geothermal (geothermal excellence center) di Indonesia dapat berfungsi sebagai pusat inovasi, penelitian, dan kolaborasi, dalam mengatasi tantangan industri di Indonesia, Jepang, Selandia Baru, dan Filipina," ujar Chandra.

Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #industri-geothermal #ecolab #pembangkit-teknologi-binary #geothermal #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/business/368383/industri-geothermal-di-indonesia-bersiap-tumbuh-signifikan