Semester I, Kontrak Baru Waskita Beton Tembus Rp 1,36 Triliun

Semester I, Kontrak Baru Waskita Beton Tembus Rp 1,36 Triliun

Hal ini setara dengan 55 persen dari target tahunan yang sebesar Rp 2,5 triliun. Halaman all

(Kompas.com) 29/07/24 08:00 12501626

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita BetonPrecast Tbk atau WSBP menorehkan nilai kontrak baru (NKB) sebesar Rp 1,36 triliun selama Semester I 2024.

Hal ini setara dengan 55 persen dari target tahunan yang sebesar Rp 2,5 triliun.

Capaian ini menunjukkan peningkatan 40 persen dibandingkan dengan periode yang sama dengan tahun lalu, yaitu sebesar Rp 957 miliar.

VP of Corporate Secretary WSBP Fandy Dewanto megatakan, dengan nilai NKB yang telah mencapai target ini, pihaknya optimistis dapat memenuhi target akhir tahun.

"Mengingat kondisi pasar semester pertama biasanya menantang untuk mencapai kontrak, pencapaian ini adalah bukti kemampuan WSBP untuk mengatasi tantangan pasar," terang Fandy dalam siaran pers, Senin (29/7/2024).

Dalam periode ini juga, perseroan juga telah mencatatkan Pendapatan Usaha sebesar Rp 892 miliar.

Pendapatan Usaha menunjukkan kenaikan sebesar 39 persen dibandingkan Pendapatan Usaha pada periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencapai Rp 642 miliar.

Peningkatan Pendapatan Usaha ini menandakan pertumbuhan kinerja perusahaan yang signifikan.

Pendapatan Usaha WSBP didukung oleh tiga lini bisnis utamanya, yaitu Produk Beton Precast, Readymix dan Quarry, dan Jasa Konstruksi.

Lini bisnis Beton Precast menyumbang pendapatan terbesar dengan Rp 378 miliar, diikuti oleh Readymix dan Quarry sebesar Rp3 59 miliar, dan Jasa Konstruksi sebesar Rp 155 miliar.

"Kami yakin dengan produk-produk terbaik, WSBP akan dapat mendominasi pasar dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan perusahaan," tuntas Fandy.

#konstruksi #precast #waskita-beton #nilai-kontrak-baru #pt-waskita-beton-precast-tbk #readymix #nkb-waskita-beton #nilai-kontrak-baru-waskita-beton #kontrak-baru-waskita-beton

https://www.kompas.com/properti/read/2024/07/29/080000821/semester-i-kontrak-baru-waskita-beton-tembus-rp-1-36-triliun