Atlet Basket Sudan Selatan Merasa Tidak Dihargai, Sebab Salah Putar Lagu Kebangsaan

Atlet Basket Sudan Selatan Merasa Tidak Dihargai, Sebab Salah Putar Lagu Kebangsaan

Pihak penyelenggara salah memainkan laga kebangsaan Sudan Selatan, sebelum pertandingan basket di Olimpiade Paris 2024, Minggu (28/7/2024).

(Kompas.com) 29/07/24 09:31 12505999

KOMPAS.com - Atlet basket Sudan Selatan merasa tidak dihargai oleh pihak penyelenggara Olmpiade Paris 2024, sebab kesalahan dalam menyetel lagu kebangsaan.

Momen ini terjadi ketika Sudan Selatan ingin memainkan laga debut Olimpiade melawan Puerto Rico di Pierre Mauroy Stadium, tetapi lagu yang diputar milik negara Sudan, pada Minggu (28/7/2024).

Penonton yang hadir pun bereaksi dengan mencemooh pihak penyelenggara, kemudian bertepuk tangan untuk mendukung para pemain Sudan Selatan, sebelum akhirnya dimainkan lagu kebangsaan yang benar.

Sudan Selatan baru menjadi negara yang merdeka pada 2011 setelah bertahun-tahun perang saudara. Mereka memulai debut di Olimpiade 2016, lalu tim basketnya lolos pertama kali dalam Olimpiade 2024.

“Mereka harus lebih baik karena ini adalah panggung terbesar, dan Anda tahu bahwa Sudan Selatan akan bermain. Tidak mungkin Anda melakukan kesalahan dengan memainkan lagu kebangsaan yang berbeda. Itu tidak sopan,” kata pemain Sudan Selatan, Majok Deng, dilansir dari the Daily Telegraph.

“Saya tidak tahu. Saya tidak ingin mengatakan apa-apa, tetapi bagi kami itu tidak benar, dan itu seperti menunda permainan. Bagi Anda untuk memainkan lagu kebangsaan yang berbeda, saya rasa itu bukan hal yang tepat," kata Deng.

“Ini adalah kebanggaan bagi negara mereka. Sudan Selatan. \'Sud\' berarti \'tanah hitam\'. Orang-orang ini ingin bermain. Ingin mendengar lagu kebangsaan mereka. Mereka mengacaukan lagu kebangsaan, tetapi mereka melakukannya dengan benar," ujar pelatih Sudan Selatan, Royal Ivey.

Pihak penyelenggara, Paris 2024, meminta maaf atas kejadian yang terjadi.

“Paris 2024 menyampaikan permohonan maaf yang paling tulus kepada tim dari Sudan Selatan dan para pendukungnya atas kesalahan manusiawi selama pemutaran lagu kebangsaan mereka, sebelum pertandingan bola basket putra hari ini,” demikian pernyataan Paris 2024.

Meski sempat diwarnai dengan kesalahan pemutaran lagu kebangsaan, Sudan Selatan, berhasil memperoleh kemenangan atas Puerto Rico.

Sudan Selatan menang 90-79 atas Puerto Rico. Hasil tersebut menjadi capaian tersendiri bagi mereka yang menjadi negara termuda dalam memenangkan pertandigan Olimpiade.

Tim asuhan Royal Ivey akan menghadapi Amerika Serikat dalam matchday kedua Grup C, pada Rabu (31/7/2024).

Kesalahan fatal yang dilakukan pihak penyelenggara tidak hanya terjadi kepada tim Sudan Selatan, tetapi juga Korea Selatan.

Saat upacara pembukaan Olimpiade Paris di Sungai Seine, Jumat (26/7/2024), Korea Selatan diperkenalkan sebagai “Democratic People’s Republic of Korea” yang merupakan nama dari Korea Utara.

#sudan-selatan #olimpiade-paris-2024 #majok-deng

https://bola.kompas.com/read/2024/07/29/09313218/atlet-basket-sudan-selatan-merasa-tidak-dihargai-sebab-salah-putar-lagu