Tugu Insurance Raup Laba Bersih Rp 439 Miliar

Tugu Insurance Raup Laba Bersih Rp 439 Miliar

Selama semester I-2024, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) atau Tugu Insurance mengantongi laba bersih Rp 439 miliar. - Halaman all

(InvestorID) 29/07/24 14:50 12531457

JAKARTA, Investor.id – Selama semester I-2024, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) atau Tugu Insurance mengantongi laba bersih konsolidasian non-audit sebesar Rp 439 miliar.

Mengacu laporan keuangan konsolidasian Juni 2024 (non-audit), TUGU mencatatkan premi bruto senilai Rp 5,2 triliun, naik 39% secara tahunan. Sementara itu, premi neto yang sudah dikurangi dengan premi reasuransi dan kenaikan atau penurunan cadangan tumbuh 33,7% menjadi Rp 2 triliun, sejalan dengan kenaikan premi bruto.

Adapun segmen yang memberikan kontribusi terbesar premi bruto TUGU adalah kebakaran yang tumbuh 61,2%, rangka kapal naik 13,7%, onshore tumbuh 66,8%, aviasi atau penerbangan melonjak 176,3%, dan segmen lainnya melesat 28,8%.

Selanjutnya, pendapatan investasi TUGU tumbuh 18,2% menjadi Rp 250 miliar per Juni 2024. Pendapatan dari usaha lainnya juga naik dua digit, sebesar 10,7%, menjadi Rp 264 miliar. Hal ini membuat pendapatan TUGU mencapai Rp 2,2 triliun di semester I-2024, naik 25,9%.

Beban klaim neto TUGU mencapai Rp 1,1 triliun pada semester I-2024 atau meningkat 16,7%. Ini lebih rendah dari pertumbuhan premi. Adapun total beban usaha dan beban usaha lainnya naik 18,2% yoy menjadi Rp 597 miliar di saat yang sama.

Dengan demikian, laba operasi TUGU mencapai Rp 509 miliar semester I-2024, tumbuh 68%. Kemudian laba bersih TUGU yang diatribusikan untuk entitas induk mencapai Rp 439 miliar.

Apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, laba bersih Perseroan turun 57,6%. Namun, hal ini dikarenakan TUGU tidak lagi mencatatkan pendapatan yang bersifat one off  atas kemenangan dengan kasus hukum Citibank Hong Kong seperti di tahun 2023.

“Secara operasional, TUGU masih solid, terbukti pada pertumbuhan premi bruto sebesar 39% dan laba operasional naik 68%,” ujar Sarkia, equity research analyst Panin Sekuritas, dikutip Senin (29/7/2024).

Sarkia juga menjelaskan momentum kenaikan premi TUGU tersebut sejalan dengan kondisi industri dan peningkatan aktivitas pada sektor-sektor pendorong kenaikan premi tersebut.

Senada dengan Sarkia, research analyst Phintraco Sekuritas Nurwachidah menjelaskan, penurunan laba bersih tersebut bukan karena kinerja TUGU yang memburuk. Justru performa operasional perseroan menunjukkan perbaikan signifikan. Menurut Nur, penurunan tersebut wajar dan sudah diantisipasi pelaku pasar.

“Lagi pula, baru semester I-2024, perseroan sudah meraih laba bersih Rp 439 miliar, sehingga merupakan hasil yang positif. Secara historis, jika tahun lalu one off gain juga dikeluarkan dari perhitungan core business, laba TUGU masih naik signifikan, ini menunjukkan adanya perbaikan fundamental yang konsisten.” Kata Nur.

Perseroan memenangi sengketa hukum yang sudah bertahun-tahun tak terselesaikan, sehingga perseroan mendapatkan Rp 1 triliun atas gugatannya. Atas dasar itu, laba bersih TUGU naik tajam tahun lalu. Pada akhir Juni 2024, TUGU secara konsolidasi mencatatkan aset Rp 28,8 triliun.

Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #pt-asuransi-tugu-pratama-tbk-tugu #tugu-insurance #laba-bersih #semester-i-2024 #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/368454/tugu-insurance-raup-laba-bersih-rp-439-miliar