Lima "Startup" Korea Selatan Pelajari Pasar Indonesia
Pasar Indonesia masih menarik perhatian besar dari investor dalam industri teknologi. Halaman all
(Kompas.com) 29/07/24 15:34 12534963
JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak lima perusahaan rintisan (startup) asal Korea Selatan berkunjung ke Indonesia pada 23-26 Juli 2024 dalam Deep Impact Discovery Trip. Tujuannya yaitu untuk belajar memahami pasar Indonesia serta membangun kolaborasi, dan kemitraan strategis.
Kegiatan tersebut merupakan program inkubator startup Korea dari yaitu KT&G Startup Sangsang Camp. Adapun KT&G Corporation adalah perusahaan glob Korea Selatan untuk produksi tembakau dan ginseng.
"Inisiatif ini memberdayakan inovator sosial muda dengan jejaring yang mereka butuhkan untuk mengatasi tantangan global dan memberikan dampak positif dalam skala global," kata Head of ESG Management Office KT&G, Yong A Sim dalam siaran pers, Senin (29/7/2024).
Adapun lima startup asal Korea Selatan yang datang ke Indonesia yaitu ROVIGOS, Yune Inc., GREEN CONTINUE, DIVE IN Group, dan Slunch Factory. Mereka difasilitasi bertemu dengan startup dan pemangku kepentingan industri teknologi asal Indonesia.
Hal ini diharapkan dapat menjadi platform kolaborasi yang mendorong pertumbuhan bisnis dan mempercepat perubahan positif dalam tren ekosistem ekonomi di Indonesia.
"Kami percaya bahwa melalui kolaborasi dan berbagi pengetahuan, para entrepreneur muda ini akan mampu mengatasi isu-isu global yang mendesak secara efektif dan berkelanjutan," kata Yong.
Pasar Indonesia masih menarik perhatian besar dari investor dalam industri teknologi. Hal itu dinilai menandakan potensi yang besar dalam ekosistem bisnis global.
Oleh karena itu, kegiatan itu tak hanya sekadar melakukan eksplorasi pasar melalui pertemuan dengan startup lokal di Indonesia, tetapi juga memfasilitasi pertemuan langsung dengan investor ventura (Venture Capitalists) untuk mempromosikan kemitraan strategis. Kegiatan ini difasilitasi oleh Merry Year Social Company (MYCS) dan Instellar.