Dipertemukan dengan Sopir Bus Kemhan, Tunarungu Korban Tabrak Lari Belum Bisa Pastikan Pelaku

Dipertemukan dengan Sopir Bus Kemhan, Tunarungu Korban Tabrak Lari Belum Bisa Pastikan Pelaku

Meski begitu, YA menyebut, kakaknya sempat mencurigai salah satu sopir AJP bus Kemhan. Halaman all

(Kompas.com) 29/07/24 16:48 12539012

JAKARTA, KOMPAS.com - AS (33), tunarungu yang diduga jadi korban tabrak lari bus bertuliskan "Kemhan" belum bisa memastikan sosok pelaku meski telah dipertemukan dengan seluruh sopir antar-jemput personel (AJP) bus Kementerian Pertahanan (Kemhan), Senin (29/7/2024).

AS mengaku tak ingat betul wajah sopir yang menabrak dirinya pada Senin (22/7/2024). Apalagi, peristiwa itu terjadi saat matahari belum terbit sepenuhnya, yakni sekitar pukul 05.20 WIB.

“Iya, masih samar-samar. Enggak bisa menuduh juga, takut salah. Mungkin dia rada-rada grogi jawabnya, meninggalkan trauma kali ya, enggak ingat juga,” kata adik AS, YA (26), saat ditemui Kompas.com di Cawang, Jakarta Timur, Senin (29/7/2024).

Meski begitu, YA menyebut, kakaknya sempat mencurigai salah satu sopir AJP bus Kemhan yang turut dikumpulkan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar TNI (SPBT) Cawang pada hari ini.

Namun, sopir yang dicurigai AS itu mengaku tidak melintas di Jalan Pahlawan, Aren Jaya, Bekasi Timur pada saat kejadian, melainkan melintas di kawasan Bekasi Barat.

“Pas dicurigai dia, katanya, juga bukan jalur situ. Kami kan juga enggak bisa memaksa,” tutur YA.

Adapun AS meyakini bahwa bus yang menabrak lari dirinya merupakan bus Kemhan. Berdasarkan ingatan AS, kendaraan itu berwarna hitam dengan lampu biru seperti rotator di bagian belakangnya.

Untuk diketahui, tabrak lari terhadap AS oleh bus bertuliskan “Kemhan” terjadi di Jalan Pahlawan, Aren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (22/7/2024) pukul 05.20 WIB.

Peristiwa bermula saat AS yang mengendarai sepeda motor ini baru saja selesai mengantar adik perempuannya pergi bekerja.

AS menurunkan adiknya di pinggir Jalan Pahlawan atau sebelum palang pintu perlintasan kereta api Bulak Kapal.

Tak lama setelah sang adik turun dari motor dan menyebrang perlintasan kereta api, tiba-tiba bus berwarna hitam bertuliskan “Kemhan” dengan kelir kuning ini menabrak motor AS.

Bus tersebut melaju dari arah Perumnas 3 menuju Tol Timur atau BTC Mal.

AS yang masih berada di motor pun terkejut lalu terjatuh ke arah kiri. Sementara, kaki korban tertimpa kendaraannya.

Saat itu, AS langsung mengejar bus. Korban meminta sopir bus meminggirkan kendaraan.

Namun, korban justru mendapatkan ancaman pemukulan dari sopir bus. Alhasil, pelaku kembali melanjutkan perjalanandengan kondisi luka-luka.

Respons Kemhan

Terpisah, Kepala Biro Humas Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Edwin Sumanta mengaku sedang mencari informasi terkait bus kementeriannya yang diduga menabrak lari AS.

"Terkait informasi tersebut, saat ini kami sedang berkoordinasi intensif dengan satuan terkait untuk mencari fakta-fakta yang sebenarnya," ujar Edwin Sumanta, kepada Kompas.com, Jumat (26/7/2024).

Kemenhan berjanji akan memberikan informasi secara terbuka terkait kasus ini.

"Kami berkomitmen untuk memberikan informasi terbaru kepada publik segera setelah mendapatkan kejelasan dari hasil pendalaman dan koordinasi yang sedang dilakukan," kata Edwin.

#tunarungu-di-bekasi-jadi-korban-tabrak-lari #tunarungu-korban-tabrak-lari-bus-kemhan

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/07/29/16484151/dipertemukan-dengan-sopir-bus-kemhan-tunarungu-korban-tabrak-lari-belum