Kenapa Stroberi Memiliki Biji di Bagian Luar?

Kenapa Stroberi Memiliki Biji di Bagian Luar?

Stroberi adalah buah yang rumit. Apa yang kita sebut sebagai 'biji' stroberi bukanlah biji yang sebenarnya. Halaman all

(Kompas.com) 29/07/24 21:00 12564014

KOMPAS.com - Pada umumnya, biji buah berada di bagian dalam, terlindungi oleh daging dan kulit buah.

Berbeda dengan stroberi, buah merah dengan rasa manis dan asam ini memiliki biji di bagian luarnya. Mengapa demikian?

"Biji" stroberi bukanlah biji

Menurut Aaron Liston, profesor dan direktur di Department of Botany and Plant Pathology at Oregon State University, apa yang kita sebut sebagai "biji" stroberi bukanlah biji yang sebenarnya, itu justru merupakan buahnya.

Oval kecil berwarna kuning atau cokelat di bagian luar stroberi disebut achenes. Dan, seperti kebanyakan buah, setiap achenes memiliki biji di dalamnya.

Rata-rata, stroberi berukuran sedang memiliki 200 achene. Jadi, saat kita memakan satu stroberi, kita sebenarnya makan ratusan buah, bukan hanya satu.

Lantas, jika achenes adalah buah, apa bagian lain dari stroberi? Faktanya, stroberi bahkan lebih membingungkan: Stroberi sebenarnya bukan buah beri, dan massa dagingnya bukanlah buah melainkan wadah yang bengkak.

Pada bunga, wadah pada dasarnya menyatukan semua bagiannya. Apa yang terjadi pada stroberi adalah wadah menjadi besar, berdaging, dan lezat.

Wadah tumbuh, sedangkan buahnya tetap berukuran sama. Kita pun dapat melihat ukuran buah stroberi hampir tidak berubah dari tahap hijau hingga tahap matang.

Biasanya, gen tanaman menyebabkan buah tumbuh menjadi besar. Namun, dalam kasus stroberi, gen yang biasanya diekspresikan dalam buah justru diekspresikan dalam wadah.

Dengan kata lain, pada stroberi, gen yang membuat buah menjadi berdaging dan manis berpindah dari buah ke wadah.

Mengingat tujuan buah adalah menyebarkan benih tanaman, stroberi sangat sukses dalam melakukannya.

Salah satu alasan keberhasilan buah ini adalah strukturnya. Biasanya, achene ini tidak melekat kuat pada apa pun yang menahannya, dan itu mendorong penyebaran.

Beberapa buah telah berevolusi seperti stroberi (genus Fragaria), tetapi kerabat jauhnya, yang dikenal sebagai stroberi tiruan (Duchesnea indica) tampak seperti itu. Keduanya memiliki nenek moyang yang sama sekitar 20 juta tahun yang lalu, jadi kemungkinan besar mereka berevolusi secara independen hingga tampak sama melalui evolusi konvergen.

Sementara itu, stroberi tidak hanya bergantung pada bijinya untuk menumbuhkan tanaman baru.

Jika kondisinya buruk dan tanaman stroberi tidak dapat menyebarkan bijinya, ia dapat memperbanyak diri dengan tunas atau batang horizontal yang bercabang untuk memulai tanaman baru.

#buah-stroberi #biji-stroberi #kenapa-stroberi-memiliki-biji-di-luar

https://www.kompas.com/sains/read/2024/07/29/210000823/kenapa-stroberi-memiliki-biji-di-bagian-luar-