Penjualan Smartphone dan Tablet Laris Manis, Laba Erajaya (ERAA) Melompat

Penjualan Smartphone dan Tablet Laris Manis, Laba Erajaya (ERAA) Melompat

Penjualan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) melompat sebanyak14,60% menjadi Rp 33,11 triliun ditopang oleh penjualan smartphone dan tablet. - Halaman all

(InvestorID) 30/07/24 10:25 12632559

JAKARTA, investor.id -PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) membukukan penjualan bersih sebesar Rp 33,11 triliun pada semester I-2024 atau melompat 14,60% secara yoy. Pertumbuhan penjualan itu ditopang oleh laris manisnya penjualan smartphone dan tablet.

Penjualan di segmen smartphone dan tablet menjadi kontributor utama pendapatan ERAA yang mencapai Rp 27,13 triliun, melambung 16,09% yoy. Kemudian, segmen aksesori dan produk lainnya menorehkan pendapatan sebesar Rp 3,87 triliun, tumbuh 20,04% yoy.

Segmen lainnya datang dari penjualan komputer dan peralatan elektronik yang menembus Rp 1,21 triliun. Sementara produk operator berkontribusi terhadap pendapatan ERAA sebesar Rp 897,46 miliar.

Peningkatan penjualan ERAA pada enam bulan pertama tahun ini diikuti dengan kenaikan beban pokok penjualan sebesar 14,41% yoy menjadi Rp 29,54 triliun. Walau demikian, ERAA tetap mampu mencatatkan laba kotor tumbuh sebesar 16,17% yoy menjadi Rp 3,57 triliun.

Setelah memperhitungkan pendapatan dan beban lainnya, emiten bersandi saham ERAA ini berhasil meraih laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 523,57 miliar, naik 14,15% yoy. Laba per saham pun terangkat dari Rp 29,06 per saham menjadi Rp 33,17 per saham.

Selanjutnya dari sisi neraca, ERAA membukukan total aset senilai Rp23,78 triliun, menguat 16,32% yoy dan liabilitas membengkak 24,44% yoy menjadi Rp15,32 triliun, lalu ekuitas mencapai Rp 8,45 triliun, alias tumbuh 4,02% yoy.

Agresif Berekspansi

Pada bagian lain, ERAA berencana membuka sebanyak 200 toko pada tahun ini. Rencana pembukaan toko baru tergolong konservatif karena perseroan tengah fokus melakukan efisiensi besar-besaran.

Wakil Direktur Utama Erajaya Swasembada Hasan Aula menyampaikan, sesuai visi dan misi perusahaan, Erajaya akan terus mengembangkan bisnis, menggenjot produktivitas, termasuk memperkuat bisnis vertikal.

Dalam hal bisnis vertikal, ERAA mempunyai empat lini bisnis yang terdiri dari Erajaya Digital, lalu Erajaya ActiveLifestyle, Erajaya Food & Nourishment (FnN), dan Erajaya Beauty & Wellness.

“Untuk Era Digital, target tahun ini kami akan buka 150 toko ditambah Era Blue sekitar 50 toko. Jadi di akan buka sebanyak 200 toko,” ucap Vice President Director ERAA Hasan Aula dalam paparan publik.

Perseroan memastikan, alokasi belanja modal (capital expenditure/capex) ERAA pada tahun ini lebih rendah daripada tahun-tahun sebelumnya. Penurunan capex tampak dari rencana pembukaan toko baru ERAA yang tidak seagresif seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Pada intinya, capex kami estimasikan turun lumayan banyak dibandingkan tahun lalu. Di mana, pada kuartal I-2024 kelihatan dari Rp 232 miliar pada tahun lalu, menjadi Rp 173 miliar dan ini akan turun terus,” ungkap Hasan. 

Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #eraa #eraa-saham #erajaya #erajaya-swasembada #kinerja-erajaya #penjualan-smartphone-erajaya #erafone #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/368546/penjualan-smartphone-dan-tablet-laris-manis-laba-erajaya-eraa-melompat