Rio Waida Ambil Pelajaran Berharga setelah Terhenti di Ronde Kedua Olimpiade
Rio Waida mengambil pelajaran dari kegagalannya di Olimpiade Paris 2024. Ia harus terhenti di babak ronde kedua heat 3, Senin (29/7/2024). Halaman all
(Kompas.com) 30/07/24 11:00 12635730
KOMPAS.com - Perjuangan atlet selancar Indonesia, Rio Waida, harus terhenti di ronde kedua Olimpiade Paris 2024.
Meski perjuangannya terhenti, Rio berkomitmen tidak akan berhenti untuk berkompetisi dan berselancar.
Rio harus menyudahi perjalanannya di Olimpiade Paris, setelah dikalahkan oleh atlet asal Afrika Selatan, Jordy Smith, dalam ronde kedua, di Heat 3.
Jordy mendapatkan total nilai 9,50 dengan rincian 5,50 (best wave 1) dan 4,00 (best wave 2). Sementara Rio hanya mendapatkan akumulasi nilai 5,40.
Pertandingan selancar babak kedua berlangsung di Teahupo\'o, Tahiti, pada Senin (29/7/2024).
Tak bisa menutupi kekecewaannya, Rio mengungkapkan perasaannya dalam tulisan di unggahan akun instagram miliknya.
"Di sisi lain saya merasa ini sangat menyakitkan dan juga rasanya seperti mati rasa, saya tidak bisa merasakan emosi apa pun, sejujurnya, saya tidak tahu apakah saya harus sedih atau marah atau bahagia. Saya merasa sangat menyesal untuk semua orang," ujar Rio.
"Begitu banyak perhatian, begitu banyak energi selama 3 tahun mengejar mimpi Olimpiade dan berakhir seperti ini, saya cukup kecewa. Mungkin saya hanya kecewa karena tidak bisa memberikan yang terbaik dalam kompetisi," tulisnya.
View this post on Instagram
Kegagalannya kali ini, dijadikan motivasi untuk tampil lebih baik di Olimpiade Los Angeles 2028.
Rio mengakui banyak belajar dari setiap kegagalan pertandingan yang ia ikuti
"Tujuan baru lainnya adalah LA tapi saya tidak bisa mengerahkan energi untuk itu sekarang. Saya akan berbicara dengan orang-orang di sekitar saya dan kita lihat saja nanti," terang atlet kelahiran Saitama, Jepang.
"Hal yang indah adalah saya tidak akan berhenti berkompetisi dan berselancar, ini adalah salah satu hal terbaik yang bisa saya lakukan. Saya hanya harus terus bekerja keras dan terus melangkah maju," tulis Rio.
"Tapi saya rasa ini adalah pembelajaran yang sangat besar dan bagus untuk bekerja lebih keras lagi. Kekalahan ini tidak akan saya lupakan, satu lagi dalam buku ini. Satu kekalahan besar untuk kalian semua," ungkap atlet berusia 24 tahun.
Olimpiade Paris merupakan partisipasi kedua setelah Olimpiade Tokyo (dimainkan 2021).
Dalam Olimpiade Tokyo, Rio berhasil menembus babak 16 besar atau ronde ketiga, lalu dikalahkan peselancar asal Jepang, Kanoa Igarashi.