Bung Karno Dituding Komunis, Megawati: Bukan, Dia Nasionalis!
Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri membantah segala tudingan bahwa Presiden Pertama RI atau Proklamator Kemerdekaan RI Soekarno adalah komunis. Halaman all
(Kompas.com) 30/07/24 16:07 12663366
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri membantah segala tudingan bahwa Presiden Pertama RI atau Proklamator Kemerdekaan RI Soekarno adalah komunis.
Menurutnya, pria yang akrab disapa Bung Karno itu adalah sosok nasionalis.
Mula-mula Megawati mengatakan bahwa patung Soekarno di luar negeri banyak dibangun. Dalam waktu dekat, patung Bung Karno akan diresmikan di Rusia, Megawati pun diundang untuk hadir.
"Saya nanti disuruh ke Rusia karena nanti mau dibuat patung Bung Karno, nanti, di Uzbekistan. Gile saya bilang, Indonesia sepertinya hanya mau mempurukkan dia," ujar Megawati saat berpidato kebangsaan di Mukernas Perindo, Jakarta, Selasa (30/7/2024).
Megawati kemudian membeberkan bahwa dahulu, Bung Karno sempat dituding bukan nasionalis, melainkan komunis.
Padahal, menurut dia, sang Ayah tidak demikian. Ia pun mengajak semua kembali belajar tentang sosok Bung Karno.
Bung Karno, jelas Megawati, memegang teguh kebenaran.
"Hanya karena katanya Bung Karno dulu komunis dan sebagainya. Belajar! apakah dia begitu atau tidak? Bukan! Dia adalah nasionalis. Coba pikir, coba pikir," ujar Presiden Kelima RI ini.
Ia kemudian sempat menyinggung tentang kekuasaan yang ada batasnya. Ia juga menyebut kekuasaan bukan segalanya.
Terakhir Megawati meminta semua orang yang mendengarkan pidatonya, untuk berani mengantarkan dirinya jika dipanggil pihak penegak hukum, seperti polisi atau pun kejaksaan.
"Nanti tolong saya ya, kalau tiba-tiba saya dipanggil sama polisi kek, sama kejaksaan kek. Mau enggak ikut antar saya ke sana?" tanya Megawati.
"Mauuuu," jawab peserta acara Mukernas yang tak hanya dihadiri kader Perindo, namun juga Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto hingga Ketua DPP PDI-P Eriko Sotarduga.