Wall Street Mayoritas Melemah Terseret Penurunan Saham Big Tech

Wall Street Mayoritas Melemah Terseret Penurunan Saham Big Tech

Indeks-indeks Wall Street mayoritas melemah pada Selasa (30/7/2024). Hal itu karena terseret turun penurunan saham big tech. - Halaman all

(InvestorID) 31/07/24 05:22 12704070

NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street mayoritas melemah pada Selasa (30/7/2024). Hal itu karena terseret turun penurunan saham big tech. Sebab, investor bersiap untuk laporan kuartalan dari nama-nama kelompok tersebut. Di saat sama, traders tengah fokus pada dimulainya pertemuan The Fed

Dikutip dari CNBC internasional, S&P 500 turun 0,5% berakhir pada 5.436,44, sementara Nasdaq Composite anjlok 1,28% hingga ditutup pada 17.147,42. Dow Jones Industrial Average justru naik 203,4 poin (0,5%) menjadi 40.743,33.

Saham Nvidia turun 7%, sementara Microsoft turun sekitar 0,9%. Raksasa teknologi lainnya, seperti Amazon, Netflix, dan Meta Platforms juga turun.

Pekan ini adalah musim laporan laba untuk nama-nama teknologi berkapitalisasi besar. Microsoft akan melaporkan setelah bel pada Selasa. Meta, Amazon, dan Apple akan segera hadir minggu ini.

Musim laporan keuangan sejauh ini berjalan dengan baik. Dari 240 nama S&P 500 yang telah melaporkan, sekitar 80% telah melampaui ekspektasi pendapatan, menurut data dari FactSet.

Mona Mahajan, kepala Edward Jones dan ahli strategi investasi senior, melihat adanya peningkatan pertumbuhan pendapatan. "Kami pikir dengan pendapatan teknologi, standarnya tinggi. Jika kita mencium adanya penurunan dalam pengeluaran (kecerdasan buatan), kita bisa melihat saham sedikit mundur. Namun, kita telah mengalami koreksi yang lumayan,” ungkapnya.

Mahajan menambahkan, narasi soft landing tetap utuh dan potensi pemangkasan suku bunga dari bank sentral yang dipadukan dengan inflasi yang moderat dapat memberikan latar belakang yang kuat untuk perluasan pasar yang berkelanjutan karena para pedagang mencari area diluar teknologi megacap.

Pertemuan The Fed

Sementara itu, pertemuan The Fed dimulai pada Selasa. Para investor berharap Ketua The Fed Jerome Powell akan memberi sinyal waktu dan jumlah pemangkasan suku bunga yang diharapkan dalam beberapa bulan ke depan. Para pedagang telah memperkirakan peluang 100% untuk pemangkasan suku bunga pada September, menurut CME FedWatch Tool.

Seema Shah, kepala strategi global di Principal Asset Management, mengatakan, inflasi cenderung menurun, mendukung pemangkasan suku bunga The Fed. "Hal ini, ditambah dengan prospek ekonomi yang masih kuat dan laba perusahaan yang kuat, akan memperkuat aset berisiko dan mengarah pada perluasan keuntungan dari sekadar teknologi," ucapnya.

Saham CrowdStrike turun 9,7% setelah CNBC melaporkan bahwa Delta Air Lines menyewa pengacara David Boies untuk menuntut ganti rugi dari perusahaan keamanan siber dan Microsoft setelah pemadaman bulan ini menyebabkan ribuan pembatalan penerbangan. Saham CrowdStrike turun hampir 40% pada bulan Juli, dengan laju kinerja bulanan terburuk. 

Saham Merck turun 9,8% karena panduan yang lebih lemah dari yang diharapkan untuk tahun penuh membayangi laporan kuartal kedua yang kuat. Procter & Gamble turun 4,8% setelah pendapatan kuartalannya tidak mencapai estimasi Wall Street karena permintaan yang mengecewakan di China.

Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #wall-street #nasdaq #s-p-500 #dow-jones #the-fed #pemangkasan-suku-bunga #pertemuan-the-fed #saham-big-tech #big-tech #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/368654/wall-street-mayoritas-melemah-terseret-penurunan-saham-big-tech