Harga Minyak Jatuh ke Level Terendah, Ada Apa?
Harga minyak jatuh ke level terendah dalam tujuh minggu pada Selasa (30/7/2024). Ada apa? - Halaman all
(InvestorID) 31/07/24 04:45 12718173
NEW YORK, investor.id - Harga minyak jatuh ke level terendah dalam tujuh minggu pada Selasa (30/7/2024). Hal itu karena investor khawatir permintaan dari China dapat melemah. Sementara OPEC+ tampaknya akan tetap pada rencana peningkatan pasokan.
Dikutip dari Reuters, ditambah lagi dengan pelaku pasar membahas selama berhari-hari tentang kemungkinan kesepakatan gencatan senjata di Gaza yang dapat mengurangi premi risiko geopolitik untuk harga minyak mentah.
Harga minyak mentah berjangka Brent turun US$ 1,15 (1,4%) menjadi US$ 78,63. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) turun US$ 1,08 (1,4%) menjadi US$ 74,73.
Itu adalah penutupan terendah untuk kedua patokan tersebut sejak 5 Juni dan membuat keduanya berada dalam wilayah oversold secara teknis untuk hari kedua. Harga minyak mentah berjangka AS untuk solar dan bensin juga ditutup pada level terendah sejak awal Juni.
Aktivitas manufaktur di China, importir minyak mentah terbesar di dunia, kemungkinan menyusut selama tiga bulan pada bulan Juli, menurut jajak pendapat Reuters. Para pemimpin China telah berjanji untuk meningkatkan dukungan bagi perekonomian, tetapi para investor memperkirakan langkah-langkah tersebut akan terbatas karena rapat kebijakan Pleno Ketiga sebagian besar menegaskan kembali tujuan yang ada.
Di Lebanon, serangan udara Israel menargetkan seorang komandan senior Hizbullah di pinggiran selatan Beirut dalam apa yang disebut militer Israel sebagai pembalasan atas serangan roket lintas batas selama akhir pekan yang menewaskan 12 anak-anak dan remaja.
Beberapa analis mengatakan respons terukur Israel bisa menjadi sinyal bahwa kesepakatan mengenai Gaza sudah dekat.
“Kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas memiliki potensi untuk (menghilangkan) US$ 4 hingga US$ 7 (per barel) premi risiko dari pasar," kata Bob Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho, dalam sebuah catatan.
Pada hari Kamis, para menteri utama dari OPEC+, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu seperti Rusia, akan bertemu untuk meninjau pasar, termasuk rencana untuk mulai menghentikan beberapa pemangkasan produksi sejak Oktober. Tidak ada perubahan yang diharapkan saat ini.
Data Stok AS
Data stok minyak AS mingguan akan dirilis dari kelompok perdagangan American Petroleum Institute (API) pada hari Selasa dan Badan Informasi Energi AS (EIA) pada Rabu (31/7/2024).
Analis memproyeksikan perusahaan-perusahaan energi AS menarik sekitar 1,1 juta barel minyak mentah dari penyimpanan selama minggu yang berakhir pada tanggal 26 Juli. Jika benar, itu akan menjadi pertama kalinya stok minyak mentah AS turun selama lima minggu berturut-turut sejak Januari 2022.
Lowongan pekerjaan AS turun sedikit pada bulan Juni dan data untuk bulan sebelumnya direvisi lebih tinggi, yang menunjukkan pasar tenaga kerja terus mendingin, yang menurut para analis membuat kemungkinan The Fed akan memangkas suku bunga lebih besar. The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan 30-31 Juli dan mengisyaratkan bahwa pemangkasan suku bunga dapat dimulai segera setelah pertemuan bank sentral pada September.
The Fed menaikkan suku bunga secara agresif pada tahun 2022 dan 2023 untuk mengendalikan lonjakan inflasi. Suku bunga yang lebih rendah dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan permintaan minyak.
AS tengah mempertimbangkan sanksi baru terhadap anggota OPEC Venezuela menyusul hasil yang disengketakan dalam pemilihan presiden negara Amerika Selatan tersebut.
“Kemenangan Presiden Nicolas Maduro dalam pemilihan umum Venezuela terbaru merupakan hambatan bagi pasokan global, karena hal ini dapat mengakibatkan sanksi AS yang lebih ketat," kata analis ANZ dalam sebuah catatan, memperkirakan skenario seperti itu dapat memangkas ekspor Venezuela sebesar 100 ribu – 120 ribu barel per hari.
Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #harga-minyak #minyak-mentah #brent #wti #permintaan-minyak #stok-minyak #opec #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/368652/harga-minyak-jatuh-ke-level-terendah-ada-apa