Indosat (ISAT) Klaim Hemat Capex Rp 407 Miliar Gara-gara Artificial Intelligence
PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengklaim telah menghemat capex sebesar US$ 25 juta atau setara Rp 407 miliar. - Halaman all
(InvestorID) 31/07/24 13:39 12742997
JAKARTA, investor.id - PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengklaim telah menghemat belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 25 juta atau setara Rp 407 miliar setelah mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di lingkup perusahaan.
Indosat memang tengah serius bertransformasi dari perusahaan telekomunikasi (Telco) menuju perusahaan teknologi (AI-Native TechCo). Vikram Sinha, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan bahwa adopsi Indosat terhadap AI telah membantu perseroan menghemat capex sekitar US$ 25 juta.
“Kami telah berinvestasi sesuai dengan yang kami perlukan dan tidak berlebihan. AI membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan karena kami bisa melakukannya pada waktu dan tempat yang tepat,” ujar Vikram dalam Media Update, Selasa (30/7/2024).
Selama dua tahun terakhir, dirinya menyebut, Indosat telah menggelontorkan sekitar Rp 4-5 triliun untuk meningkatkan kapasitas. Melalui penggunaan AI, peningkatan kapasitas ISAT memiliki akurasi mendekati 99%. Berbeda, ketika hal itu dilakukan secara manual yang tingkat akurasinya berkisar 72%-75%.
“Jadi, AI ini sangat bagus dan itulah sebabnya kami mengimplementasikan AI di lingkup perusahaan. Kalian juga bisa melihat banyak contoh kasus lain yang akan kami lakukan dalam beberapa bulan mendatang,” tutur Vikram.
Bagi dia, Sahabat AI— bahasa AI terbesar yang dikembangkan Indosat—merupakan proyek membahagiakan dan seluruh manajemen terlibat bekerja di dalamnya untuk memastikan warisan Indonesia terpelihara dengan baik.
“Kami ingin mesin berbicara dalam bahasa Indonesia dan fokus melayani pelanggan. Dengan begitu, hasilnya akan mulai dapat dilihat dari September,” kata dia.
Lebih jauh, emiten bersandi saham ISAT ini juga ingin menjalin kerja sama dengan universitas dan mitra lain untuk menciptakan lompatan dalam hal model bahasa ini dan Indosat tidak membebani biaya apa pun. “Kami akan mulai di web dan mengintegrasikannya di aplikasi kami,” imbuhnya.
“Kami telah memiliki sekitar 40 juta aplikasi, dan kami akan mengintegrasikannya. Kami juga menggandeng mitra yang berpikiran sama sehingga kami ingin membawa Indonesia ke garis depan. Kami ingin Indonesia menjadi negara yang lebih aman dalam hal AI. Kami ingin bekerja dengan semangat gotong royong untuk mewujudkannya,” tutup Vikram.
Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #isat #isat-saham #indosat #indosat-ooredoo-hutchison #sahabat-ai-indosat #vikram-sinha #ai-native-techco #capex-isat #berita-ekonomi-terkini