Pimpinan Hamas Dirudal Israel, Qatar Ingatkan Ancaman Eskalasi Konflik

Pimpinan Hamas Dirudal Israel, Qatar Ingatkan Ancaman Eskalasi Konflik

Qatar mengutuk keras serangan mematikan militer Israel terhadap pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran, Iran, Rabu, (31/7/2024).

(Bisnis.Com) 31/07/24 14:26 12744830

Bisnis.com, JAKARTA — Qatar mengutuk keras serangan mematikan militer Israel terhadap pemimpinHamasIsmail Haniyehdi Teheran, Iran, Rabu, (31/7/2024).

Kementerian Luar Negeri Qatar dalam sebuah pernyataan, yang dilansirReuters, mengecam aksi pembunuhan tersebut.

"Qatar mengutuk keras pembunuhan Dr. Ismail Haniyeh di Teheran dan menganggapnya sebagai kejahatan keji dan eskalasi berbahaya, serta pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan kemanusiaan," demikian pertanyaan Kemenlu Qatar yang dikutip Reuters.

Negara yang tampil sebagai mediator perang Israel-Palestina itu pun memperingatkan bahwa aksi tersebut akan meningkatkan ketegangan antar kedua negara tersebut.

"Kementerian luar negeri Qatar menegaskan bahwa pembunuhan ini dan penargetan warga sipil di Gaza yang sembrono dan terus-menerus oleh Israel akan mendorong wilayah tersebut ke dalam lingkaran kekacauan, serta membatasi prospek perdamaian."

Seperti diketahui, Qatar bersama Mesir menjadi dua negara yang aktif menjadi penengah dalam konflik antara Hamas, sebuah kelompok politik di Palestina, dan Israel.

Sejumlah upaya untuk menyusun proposal gencatan senjata antara kedua pihak pun telah diupayakan oleh Qatar dan Mesir meski belum menemui kesepakatan.

Adapun, serangan mematikan militerIsraelyang menewaskan pemimpinHamasIsmail Haniyehterjadi di Teheran utarea, Iran, pada Rabu, (31/7/2024) sekitar pukul 02.00 dini hari waktu setempat.

DilansirReuters,Haniyehdisebut tinggal di kediaman khusus untuk veteran perang di Teheran bagian utara. Serangan yang menyebabkanHaniyehitu disebut oleh mediaIranterjadi pada dini hari tadi.

"Penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung dan akan segera diumumkan," kata media pemerintahIran.

Haniyehseharusnya menghadiri upacara pelantikan presiden baru Iran pada hari Selasa. Namun serangan mendadak telah menewaskan dirinya dan seorang pengawalnya.

“Pagi ini, kediamanIsmail Haniyehdi Teheran diserang, mengakibatkan dia dan salah satu pengawalnya syahid. Penyebabnya sedang diselidiki dan akan segera diumumkan,” kata Garda Revolusi.

Ismail Haniyeh adalah salah satu orang paling diburu oleh otoritasIsrael. Dia telah memimpin Hamas selama beberapa dekade dan terkenal karena semangatnya yang menolak dominasi Israel di Palestina.

Haniyehsendiri tinggal di luar Palestina. Ia juga beberapa kali mengunjungi Iran salah satunya ketika bertemu pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di sela melayat presiden Iran Ebrahim Raisi yang tewas dalam kecelakaan pesawat.

#ismail-haniyeh #pimpinan-hamas #pemimpin-hamas #ismail-haniyeh-tewas #ismail-haniyeh-tewas-di-iran #teheran #qatar #n-a

https://kabar24.bisnis.com/read/20240731/19/1786992/pimpinan-hamas-dirudal-israel-qatar-ingatkan-ancaman-eskalasi-konflik