Ditopang Mobil Bekas, Pembiayaan Baru CIMB Niaga Auto Finance Tembus Rp 4,62 Triliun

Ditopang Mobil Bekas, Pembiayaan Baru CIMB Niaga Auto Finance Tembus Rp 4,62 Triliun

Porsi pembiayaan mobil bekas menyumbang 63% dari total pembiayaan yang disalurkan selama semester I. 

(Kontan-Keuangan) 31/07/24 15:32 12749254

Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance Tbk (CNAF) membukukan kinerja positif penyaluran pembiayaan baru pada semester I-2024.Keberhasilan ini ditopang dari pembiayaan mobil bekas.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman menyebut total penyaluran pembiayaan baru perusahaan pada semester I-2024 senilai Rp 4,62 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 20% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 3,84 triliun.

"CNAF telah melampaui target yang telah ditetapkan untuk semester 1-2024 sebesar Rp 3,72 triliun atau melampaui target 124%," ujar Ristiawan kepada Kontan.co.id, Senin (29/7).

Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ini didukung kontribusi pada dua segmen utama CNAF yaitu pembiayaan mobil bekas sebesar 63% dan refinancing sebesar 25%.

Demikian pula dengan aset kelolaan CNAF, di semester I-2024 ini telah mencapai Rp 12,08 triliun atau meningkat 22,7% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 9,84 triliun.

Disisi lain, rasio pembiayaan bermasalah (NPF) CNAF sampai dengan bulan Juni 2024 berada di angka 1,42% membaik sebesar 5 Bps jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,47%.

Hingga akhir tahun ini, CNAF menargetkan pembiayaan baru mencapai Rp 9 triliun di akhir bulan Desember 2024, CNAF optimistis bisa mencatat pertumbuhan laba bersih di tahun 2024 sebesar 5%, hal ini ditunjang dengan dengan target kenaikan aset kelolaan di tahun 2024 sebesar 11,3% jika dibandingkan dengan akhir tahun 2023.



#pt-cimb-niaga-auto-finance #bisnis-pembiayaan #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #multifinance #n-a

https://keuangan.kontan.co.id/news/ditopang-mobil-bekas-pembiayaan-baru-cimb-niaga-auto-finance-tembus-rp-462-triliun