Ayatollah Khamenei Tegaskan adalah Kewajiban Iran Membalas Kematian Ismail Haniyeh
Ayatollah Khamenei menyanjung Ismail Haniyeh sebagai 'seorang pemimpin yang berani.
(Republika) 31/07/24 18:21 12765518
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei mengutuk pembunuhan pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh. Dia mengatakan, adalah kewajiban Iran untuk, "membayar darah tamu terhormatnya".
Pernyataan Khamenei keluar beberapa jam setelah Haniyeh terbunuh di kediamannya di Teheran pada Rabu (31/7/2024) pagi, usai menghadiri pelantikan Presiden Masoud Pezeskhian. Khamenei menegaskan, bahwa "rezim kriminal dan teroris" telah menyiapkan dasar bagi "hukuman berat bagi dirinya sendiri".
Khamenei menyanjung Haniyeh sebagai "seorang pemimpin yang berani dan pejuang Palestina yang khas," sambil menambahkan, bahwa front pejuang saat ini tengah berduka.
"Rezim kriminal dan teroris Zionis memartirkan tamu terhormat kita di rumah kita dan membuat kita berduka, tapi juga memberikan dasar untuk hukuman berat untuk mereka," demikian pernyataan Khamenei.
Haniyeh bersama pemimpin Jihad Islam Ziad Nakhaleh sempat bertemu langsung dengan Khamenei saat menyaksikan pengucapan sumpah Pezeshkian sebagai Presiden Iran pada Selasa (30/7/2024).
Pernyataan resmi Khamenei juga menekankan bahwa, Haniyeh selalu siap menjadi syahid, dan telah mengorbankan anak-anak dan kerabat mereka di jalan jihad.
"Kami menimbang adalah kewajiban kami untuk membalas darahnya (Haniyeh) dalam insiden yang menyedihkan dan sulit ini yang mengambil tempat di Republik Islam," ujar Khamenei.
Media Iran melaporkan, bahwa Haniyeh dibunuh lewat serangan udara yang menargetkan kediamannya di utara Teheran sekitar pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Serangan dilaporkan terjadi di sebuah perumahan yang dikhususkan untuk para veteran perang yang diurus oleh IRGC.
IRGC telah mengonfirmasi kematian Haniyeh dan satu pengawalnya. Hamas juga sudah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka bersumpah akan membalas aksi pembunuhan terhadap pemimpin mereka yang dilakukan lewat, "serangan mematikan Zionis".
Angkatan Darat Israel menolak untuk mengomentari pembunuhan Haniyeh. "Kami tidak mengomentari laporan (pembunuhan) ini."
#ismail-haniyeh-terbunuh #ismail-haniyeh-dibunuh #ismail-haniyeh #israel-bunuh-ismail-haniyeh #ayatollah-khamenei #ismail-haniyeh-syahid #hamas