Dapat Rumah Panggung dari Kemenhan, Warga Muara Angke Beri Nama Bayinya "Gibran Hanif Prabowo"
Warga Blok Empang Kerang Hijau, Muara Angke, memberi nama bayinya ‘Gibran Hanif Prabowo’ karena merasa senang mendapat rumah panggung dari Kemenhan. Halaman all
(Kompas.com) 01/08/24 08:16 12844261
JAKARTA, KOMPAS.com – Ratna (31), warga Blok Empang Kerang Hijau, RT 06, RW 22, Muara Angke, Pluit, Jakarta Utara, memberi nama bayinya ‘Gibran Hanif Prabowo’ karena merasa senang mendapat rumah panggung dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan Universitas Pertahanan (Unhan).
“Pas rumah ini sudah selesai dibangun, terus dua hari pindah ke sini, pas hari Jumat langsung melahirkan makanya saya kasih nama Gibran Hanif Prabowo,” kata Ratna saat diwawancarai di rumahnya yang berada di RT 06, Senin (29/7/2024).
Awalnya, Ratna khawatir apabila kediamannya tidak masuk ke dalam daftar rumah yang akan direvitalisasi oleh Kemenhan karena lahannya yang terlalu kecil.
Padahal saat itu, kondisi rumah Ratna sudah jauh dari kata layak huni. Ia mengatakan, saat banjir rob tiba air sering masuk ke rumahnya.
Selain itu, binatang seperti kelabang dan kalajengking juga ikut masuk ke dalam rumah sehingga membuatnya takut dan tidak bisa tidur setiap malamnya.
Namun, beruntungnya Ratna, meski tanahnya tidak masuk kriteria untuk direvitalisasi, tetapi ia tetap diberi satu rumah panggung.
“Waktu itu, saya sedang hamil gede sampai kepikiran karena katanya rumah saya enggak bisa dibangun karena lahannya kurang dua meter,” terang Ratna.
Adanya rumah panggung, membuat Ratna merasa lega karena putranya Gibra Hanif Prabowo bisa beristirahat di rumah yang lebih nyaman dan sehat lingkungannya.
Ia juga berharap, dengan pemberian nama tersebut putranya bisa memiliki rezeki yang berlimpah seperti Prabowo serta Gibran.
“Mudah-mudahan rezekinya sama seperti Bapak Prabowo, Alhamdulillah semenjak di sini sih banyak yang nengokin buat lihat dede Gibran,” kata dia.
Sebagai informasi, Kemenhan bersama Unhan membangun 200 unit rumah panggung dan apung di kawasan Blok Empang Kerang Hijau, RT 06, RW 22, Muara Angke, Pluit, Jakarta Utara, sebagai salah satu upaya agar warga tidak terkena banjir rob lagi.
Saat ini, proses pembangunan rumah panggung tersebut sudah mencapai 90 persen.
Rencananya, rumah panggung dan apung ini akan diresmikan pada awal Agustus.
Meski masih dalam proses pembangunan, sebagian besar warga sudah diperbolehkan menempati rumah panggung yang sudah jadi.
Bukan hanya rumah panggungnya saja, Kemenhan dan Unhan juga memberikan furnitur lengkap di dalamnya.
Seperti, tiga buah kasur, meja makan, meja belajar, dispenser, hingga dapur mini.
#rumah-panggung-dan-apung-kemenhan #rumah-apung-di-muara-angke #pembangunan-rumah-apung-muara-angke