Laba Bersih Medco Energi (MEDC) Melambung

Laba Bersih Medco Energi (MEDC) Melambung

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) meraup pendapatan dan laba bersih kompak naik. Kinerja positif ini didukung harga minyak dan AMMN. - Halaman all

(InvestorID) 01/08/24 08:21 12845703

JAKARTA, investor.id  - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) meraup pendapatan dan laba bersih kompak naik pada semester I-2024. Kinerja positif MEDC ini didukung oleh tingginya harga komoditas dan meningkatnya kontribusi pendapatan anak usaha, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).

Mengacu pada laporan keuangan konsolidasian interim yang dipublikasi MEDC, Rabu (31/7/2024), emiten bersandi saham MEDC ini mencetak pendapatan naik sebesar 4,4% menjadi UA$ 1,16 miliar atau setara Rp 18,94 triliun per Juni 2024, dari posisi per Juni 2023 sebesar US$ 1,11 miliar atau setara Rp 18,14 triliun.

Kemudian, laba bersih melambung 68% menjadi US$ 201 juta atau setara Rp 3,26 triliun pada semester I-2024 dibanding laba pada periode enam bulan pertama 2023 sebesar US$ 119 juta atau ekuivalen Rp 1,94 triliun.

Kenaikan laba bersih MEDC ditopang oleh harga minyak dan gas yang tinggi serta menguatnya kontribusi AMMN. Sementara melompatnya laba bersih AMMN didukung oleh produksi tembaga dan emas yang hampir mencapai rekor tertinggi.

Diperkuat lagi, dengan realisasi harga minyak rata-rata sebesar AS$81/bbl dan harga gas rata-rata sebesar AS$7/mmbtu. MEDC pun mencatatkan Ebitda sebesar US$ 650 juta, alias lebih tinggi dari Ebitda periode sama tahun lalu.

CEO Medco Energi Roberto Lorato menyampaikan, hasil semester pertama MedcoEnergi sangat baik didukung oleh harga komoditas yang lebih tinggi dan peningkatan kontribusi pendapatan AMMN.

"Kinerja operasional sejalan dengan panduan kami, termasuk program pengeboran yang membuahkan hasil. Fitch dan S&P meningkatkan peringkat kredit MEDC menjadi BB-, yang merupakan bukti keberhasilan MedcoEnergi dalam menjalankan strategi pertumbuhan dan deleveraging yang konsisten," ungkap Roberto dalam keterangan resminya dikutip, Kamis (1/7/2024).

Pada semester I-2024, emiten bersandi saham MEDC tersebut tercatat telah menyerap belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 188 juta utamanya untuk pengeboran sumur produksi di Blok 60 Oman.

Berikutnya, perseroan melanjutkan pengembangan di Natuna, Corridor, dan proyek geothermal Ijen. MEDC juga berhasil menuntaskan divestasi Block 12W dan Libya Area 47 dengan hasil kontribusi sebesar US$ 120 juta. Deleveraging berlanjut melalui penawaran tender dan pembelian kembali obligasi senilai US$ 215 juta.

Dari sisi utang konsolidasi, MEDC membukukan sebesar US$ 653 juta dengan utang bersih sebesar US$ 2,2 miliar dan utang bersih terhadap Ebitda 1,7x. Tak ketinggalan, perseroan juga membagikan dividen final pada tahun buku 2023 sebesar US$ 45 juta, sehingga total dividen yang dibayarkan untuk tahun buku 2023 menjadi US$ 70 juta atau Rp 45 per saham, naik 16% dari tahun buku 2022.

“Saya senang dengan hasil yang dicapai perseroan di semester pertama. Akuisisi Oman berjalan dengan baik, dan dividen yang lebih tinggi baru-baru ini menunjukkan komitmen kami yang berkelanjutan untuk memberikan imbal balik kepada para pemegang saham," jelas Direktur Utama MedcoEnergi Hilmi Panigoro. 

Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #medc #medc-saham #medco-energi #ammn #hilmi-panigoro #amman-mineral-intenasional #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/368774/laba-bersih-medco-energi-medc-melambung