Warga Muara Angke Sempat Tolak Revitalisasi Rumah Panggung, Kini Minta Tambah Kuota

Warga Muara Angke Sempat Tolak Revitalisasi Rumah Panggung, Kini Minta Tambah Kuota

Setelah pembangunan 12 unit rumah panggung dan 16 rumah apung di Muara Angke, banyak warga yang tertarik untuk direvitalisasi kediamannya. Halaman all

(Kompas.com) 01/08/24 10:26 12855945

JAKARTA, KOMPAS.com - Warya, Ketua RT Blok Empang Kerang Hijau, RT 06, RW 22, Muara Angke, Pluit, Jakarta Utara, mengatakan warga sempat menolak kediamannya direvitalisasi menjadi rumah panggung oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan Universitas Pertahanan (Unhan).

"Waktu awal mungkin ada aja (warga yang menolak), istilahnya mungkin kurang pemahaman di situ," ujar Warya saat diwawancarai Kompas.com di lokasi, Senin (29/7/2024).

Namun, kata Warya, setelah adanya pembangunan 12 unit rumah panggung dan 16 rumah apung sebagai percontohan, banyak warga yang tertarik untuk direvitalisasi kediamannya.

"Setelah ada percontohan terus melihat pembangunan rumah yang ada, itu (warga) awalnya menolak ikut mendaftarkan di situ," terang Warya.

Kini, warga malah meminta kuota pembangunan rumah panggung ditambah.

Kemenhan dan Unhan memberikan penawaran revitalisasi rumah panggung ke semua warga di Blok Empang Kerang Hijau.

Bagi warga yang bersedia kediamannya direvitalisasi,harus setuju agar rumahnya dibongkar terlebih dahulu.

Warga yang rumahnya dibongkar bisa tinggal di rumah apung atau sebagian mengontrak rumah secara sukarela.

Namun, ada sebagian juga warga yang tetap menolak untuk kediamannya direvitalisasi menjadi rumah panggung.

"Kalau warga tidak mau, ya sudah tidak memaksakan. Namun, tetap kita prioritaskan rumah-rumah yang memang layak dibantu dulu," ucap Warya.

Sebagai informasi, Kemenhan bersama Unhan membangun 200 unit rumah panggung dan apung di kawasan Blok Empang Kerang Hijau, RT 06, RW 22, Muara Angke, Pluit, Jakarta Utara, sebagai salah satu upaya agar warga tidak terkena banjir rob lagi.

Saat ini, proses pembangunan rumah panggung tersebut sudah mencapai 90 persen.

Rencananya, rumah panggung dan apung ini akan diresmikan pada awal Agustus.

Meski masih dalam proses pembangunan, sebagian besar warga sudah diperbolehkan menempati rumah panggung yang sudah jadi.

Bukan hanya rumah panggungnya saja, Kemenhan dan Unhan juga memberikan furnitur lengkap di dalamnya, misalnya tiga buah kasur, meja makan, meja belajar, dispenser, hingga dapur mini.

#rumah-apung-di-muara-angke #pembangunan-rumah-apung-muara-angke #rumah-panggung-muara-angke

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/08/01/10264581/warga-muara-angke-sempat-tolak-revitalisasi-rumah-panggung-kini-minta