Global Sukses Digital (DOSS) Patok Harga IPO Rp 135, Layak Beli?

Global Sukses Digital (DOSS) Patok Harga IPO Rp 135, Layak Beli?

Terungkap valuasi Global Sukses Digital (DOSS) dengan patokan harga IPO Rp 135. - Halaman all

(InvestorID) 01/08/24 11:29 12857135

JAKARTA, investor.id - PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) mantap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak 450 juta (26,09%) saham.

Perseroan mematok harga penawaran umum Rp 135/saham sehingga seluruh nilai IPO saham ini adalah Rp 60,75 miliar.

Harga IPO perseroan berada di batas atas saat penawaran awal (bookbuilding) pada 22-26 Juli 2024 dengan rentang harga Rp 130-135/saham.

Masa penawaran umum berlangsung pada 1-5 Agustus 2024 dan bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Samuel Sekuritas. Pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 7 Agustus 2024.

Manajemen DOSS mengungkap dalam prospektus bahwa saat ini price earning ratio (PER) perseroan sedikit lebih tinggi di atas rata-rata industri, yaitu sebesar 9,53x dibandingkan dengan 9,11x, namun perseroan masih memiliki prospek pertumbuhan yang lebih baik di masa yang akan datang sehingga prospek valuasi perseroan akan lebih baik dibandingkan dengan perusahaan sejenis yang ada di BEI.

Di sisi lain, lanjut manajemen, price to book value (PBV0 perseroan yang berada di atas rata-rata industri, yaitu 1,80x dibandingkan dengan 0,84x. Hal ini disebabkan nilai ekuitas perseroan pada akhir 31 Januari 2024 belum merefleksikan adanya tambahan modal yang didapat dari hasil penawaran umum.

Saingan ERAA & ECII

Global Sukses Digital (DOSS) bergerak di bidang yang hampir mirip dengan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) dan PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII).

Kegiatan usaha yang dijalankan Global Sukses Digital (DOSS) saat ini adalah usaha di bidang perdagangan eceran alat fotografi dan perlengkapannya.

Pemegang saham Global Sukses Digital (DOSS) sebelum IPO, yakni PT Sukses Investama Indonesia sebanyak 85,20% saham, Tahir Matulatan 9,78% saham, Manjit Kishin Punjabi 5% saham, dan Mulya Saputra 0,02% saham.

Tahir Matulatan sebagai pihak yang menjadi pengendali perseroan yang juga merupakan direktur utama perseroan.

Dana yang diperoleh dari IPO saham setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan oleh perseroan untuk:

1. Sekitar 27,4% untuk belanja modal (capital expenditure) seperti biaya sewa gerai, pengembangan gerai baru, dan biaya ekspansi gerai lama mulai tahun 2024 dan 2025 di Ratu Plaza Mall dan gerai baru di Banjarmasin, Semarang, Kendari, dan Medan. Pengembangan gerai lama di Ratu Plaza Mall termasuk untuk biaya sewa dan renovasi atas perluasan area gerai hingga 1.500 m2. Pengembangan gerai baru yang akan dibuka di Banjarmasin, Semarang, Kendari, dan Medan adalah untuk 1 gerai pada masing-masing kota mencakup biaya sewa dan renovasi gerai.

2. Sekitar 72,6% untuk modal kerja perseroan, guna mendukung kegiatan usaha utama dan operasional perseroan, termasuk dan tidak terbatas pada pembiayaan pengadaan, distribusi, dan kelengkapan persediaan, serta beban operasional lainnya pada tahun 2024 dan 2025 di gerai lama Ratu Plaza Mall dan gerai baru di Banjarmasin, Semarang, Kendari, dan Medan.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #ipo #global-sukses-digital #doss #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/368798/global-sukses-digital-doss-patok-harga-ipo-rp-135-layak-beli