Barito Renewables (BREN) Gencar Investasi, Habiskan Rp 2 Triliun

Barito Renewables (BREN) Gencar Investasi, Habiskan Rp 2 Triliun

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) gencar berinvestasi dengan gelontoran modal mencapai Rp 2 triliun pada semester I-2024. - Halaman all

(InvestorID) 01/08/24 15:23 12881284

JAKARTA, investor.id - PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) gencar berinvestasi di sepanjang semester I-2024. Ini terlihat dari aksi perseroan membenamkan modal yang mencapai US$ 123,70 juta, alias terbang 973% dibanding investasi pada periode sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasi pada Rabu (31/7/2024), emiten EBT portofolio konglomerat Prajogo Pangestu ini telah menginvestasikan sejumlah US$ 123,70 juta atau setara Rp 2 triliun. Angka tersebut melambung jauh dari investasi BREN per Juni 2023 yang sebesar US$ 11,52 juta atau ekuivalen Rp 187 miliar.

Agresivitas BREN berinvestasi pada tahun ini dibuka dengan aksi perseroan menuntaskan akuisisi lima perusahaan sekaligus. Terdiri dari empat perusahaan pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dan satu perusahaan maintenance.

Aksi BREN mengambilalih aset-aset berbasis EBT tersebut bakal terus berlanjut paralel dengan ambisi entitas anak Grup Barito ini untuk mengejar target maksimum kapasitas panas bumi lebih dari 2.000 megawatt (MW) dan angin 300 MW.

Target BREN ini cukup feasible, mengingat perseroan mempunyai dukungan likuiditas yang mumpuni. Posisi kas dan setara kas BREN per 30 Juni 2024 masih cukup tebal mencapai US$ 226 juta atau setara Rp 3,66 triliun.

Belum lagi, BREN juga mengalokasi belanja modal (capital expenditure) cukup jumbo pada tahun ini berkisar US$ 150-200 juta atau setara Rp 2,36 sampai Rp 3,15 triliun berkat perolehan dana yang terhimpun dari IPO sebesar Rp 3,13 triliun.

Lebih lanjut, strategi BREN yang berfokus pada investasi juga terungkap dari preferensi perseroan yang cenderung efisien dalam melakukan aktivitas pendanaan. Pada semester I-2024, BREN hanya mengeluarkan sebesar US$ 9,93 juta untuk aktivitas pendanaan, jauh lebih kecil ketimbang periode sama tahun lalu sebesar US$ 42,47 juta.

Hasilnya, BREN pun mampu meraup kas yang diperoleh dari aktivitas operasi pada paruh pertama 2024 sebesar US$ 111,90 juta. Capaian itu di antaranya bersumber dari penerimaan pelanggan sebesar US$ 399 juta dan penerimaan bunga sebesar US$ 7,55 juta.

Presiden Direktur Barito Renewables Energy Hendra Sutjipto Tan menyampaikan, tahun ini BREN fokus mengembangkan panas bumi sebesar 116 MW yang akan bersumber dari tiga aset yaitu Wayang Windu, Salak, dan Darajat. 

Laba Bersih Naik 

Sepanjang semester I-2024, BREN mencetak laba bersih sebesar US$ 57,95 juta atau ekuivalen Rp 940 miliar. Angka ini lebih tinggi daripada laba bersih periode enam bulan tahun lalu sebesar US$  57,64 juta.

Pertumbuhan laba bersih tersebut melanjutkan tren kinerja positif  BREN di sepanjang tahun buku 2023, yang berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih secara konsolidasi sebesar 213% yoy.

Sementara dari sisi pendapatan, emiten EBT portofolio konglomerat Prajogo Pangestu pada ini membukuan sebesar USS$ 290 juta atau sebanding dengan Rp 4,70 triliun, sesuai laporan keuangan konsolidasian interim yang dipublikasi BREN, Rabu (31/7/2024).

Pendapatan terbesar BRES bersumber dari penjualan listrik kepada pihak ketiga sebesar US$ 132 juta. Menyusul, pendaptan dari sewa operasi sebesar US$ 77,69 juta, penjualan uap sebesar US$ 59 juta, dan terakhir pendapatan dari sewa pembiayaan sebesar US$ 19,81 juta.

Sejumlah beban BREN pada paruh pertama tahun ini juga terpantau mengalami penyusutan seperti beban kompensasi dan tunjangan karyawan, beban konsultan dan teknisi, tunjangan produksi kepada PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), termasuk beban pajak penghasilan.

Sedangkan, beban keuangan meningkat dan kurs mata uang asing mengalami rugi. Namun, BREN menorehkan pertumbuhan keuntungan dari pendapatan bunga yang sebelumnya sebesar US$ 4,32 juta, menjadi US$ 7,55 juta. Dari performa tersebut, BREN pun membukukan laba periode berjalan sebesar US$ 73,66 juta.

Kemudian dilihat dari sisi ekuitas, entitas usaha Grup Barito ini membukukan sebesar US$ 3,70 miliar pada semester I-2024. Angka ini lebih tinggi dari ekuitas perseroan posisi Juni 2023 yang sebesar US$ 3,50 miliar.

Penguatan ekuitas perseroan berasal dari jumlah aset lancar dan tidak lancar yang masing-masing bertumbuh pada paruh pertama tahun ini. Aset tidak lancar BREN naik menjadi US$ 667 juta, dari sebelumnya US$ 652 juta. Begitupun dengan aset tidak lancar yang melompat dari US$ 2,85 miliar, menjadi US$ 3 miliar.

Paralel dengan peningkatan ekuitas ini, jumlah liabilitas BREN ikut bertambah dari US$ 2,85 miliar menjadi US$ 3 miliar. Jumlah liabilitas jangka pendek naik dari US$ 236 juta, menjadi US$ 300 juta dan jumlah liabilitas jangka Panjang naik dari US$ 2,62 miliar, menjadi US$ 2,70 miliar 

Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #bren #bren-saham #barito-renewables-energy #grup-barito #prajogo-pangestu-bren #emiten-ebt #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/368835/barito-renewables-bren-gencar-investasi-habiskan-rp-2-triliun