Juli 2024, Provinsi Papua Pegunungan Alami Inflasi Tertinggi Secara Tahunan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami inflasi sebesar 2,13% secara tahunan pada Juli 2024. - Halaman all
(InvestorID) 01/08/24 18:08 12898012
JAKARTA, investor.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami inflasi sebesar 2,13% secara tahunan pada Juli 2024. Adapun pada Juli 2024 terjadi peningkatan indeks harga konsumen (CPI) dari 103,88 pada Juli 2023 menjadi 106,09 pada Juli 2024.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi secara tahunan didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi 3,66% dan memberikan andil sebesar 1,04% terhadap inflasi umum.
Komoditas dengan andil inflasi terbesar pada kelompok ini adalah beras dan sigaret kretek mesin yang masing-masing memberikan andil inflasi sebesar 0,47% dan 0,12%.
Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, menurut wilayah Provinsi Papua Pegunungan mengalami inflasi tertinggi secara tahunan yakni sebesar 5,09%. Sementara itu, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami inflasi paling rendah.
"Secara tahunan seluruh provinsi mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Papua Pegunungan dengan inflasi sebesar 5,09%. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Kepulauan Bangka Belitung dengan inflasi sebesar 0,84%," tutur Amalia pada konferensi pers virtual, Kamis (1/8/2024).
Selain Papua Pegunungan, provinsi lainnya yang mengalami inflasi tertinggi antara lain adalah Papua Tengah (4,16%), Sulawesi Utara (4,03%), Gorontalo (3,07%), dan Maluku Utara (2,96%).
Sementara itu, pada tingkat inflasi terendah dialami oleh Kepulauan Bangka Belitung (0,84%), Nusa Tenggara Timur (0,85%), Papua (0,91%), Papua Selatan (1,20%), dan Kalimantan Tengah (1,28%).
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #inflasi-indonesia #provinsi-papua-pegunungan #inflasi #bps #amalia-adininggar-widyasanti #berita-ekonomi-terkini